My Top 5 Movies

Secara pribadi, film bagi saya bukan hanya sekedar media hiburan. Saya ingat, bagaimana dokumenter Grey Gardens menyentuh hati saya, membuat saya bertanya-tanya mengapa kehidupan seseorang bisa menjadi begitu jungkir balik? Atau film Se7en yang membuat saya terus ingin menulis cerita thriller dan detektif.

Film menggerakkan saya, membuat efek dalam kehidupan saya dan menginspirasi saya untuk berkarya. Dan saya tahu bahwa saya tidak sendirian, Anda juga pasti merasa seperti itu, karena itu saya menulis top five movies dalam daftar saya, untuk mengingat betapa film telah menyentuh banyak aspek dalam kehidupan kita.

In the mood for love 2In the mood for love

Film ini adalah tentang pengkhianatan, kehilangan. Tentang kisah cinta yang menghancurkan hati. Berawal dari Sang Hero dan Heroine yang menemukan pasangan masing-masing mereka berselingkuh satu sama lain. Karena bertetangga, mereka menjadi dekat dan mencoba mengisi rasa sakit akan pengkhianatan pasangan mereka satu sama lain. Wong Kar Wai, sang sutradara menggambarkan In The Mood For Love dengan warna-warna dan cahaya yang panas, sumpek, dan lembab.

Kamera mengintip di ambang pintu, menyusuri jalan setapak, melalui jendela, seolah-olah memata-matai kedua protagonis saat mereka mencari penghiburan di tengah kesepian yang paradoks di kota yang ramai, salah satu kelebihan dari Wong Kar Wai. Terikat oleh sikap moral, kedua protagonis tidak ingin seperti kedua pasangan mereka. Film ini bukan film yang cengeng yang membuat Anda tersedu-sedu, tapi film ini melakukan lebih dari itu, membawa Anda pada suasana melankolis yang brutal, tentang cinta yang datang mungkin di saat yang salah. Tentang kesempatan yang terlewatkan. Tentang mimpi akan cinta yang cantik.

Dance Pulp FictionPulp Fiction

Passion Quentin Tarantino, Sutradara Pulp Fiction dalam storytelling memungkinkan karakter-karakter yang paling keterlaluan sekalipun dapat mengungkapkan perasaan mereka dalam kata-kata yang puitis dan filosofis, contohnya: Just because you are a character doesn’t mean you have character. 

Pulp fiction membuktikan bahwa Tarantino adalah sutradara ideal untuk menggarap ritme verbal dan permainan yang jahat. Selain dialog dan karakter, Pulp Fiction terkenal dengan musiknya yang pas dan ajaib. Pulp Fiction membawa John Travolta kembali menari, di sini dengan lagu Chuck Berry, “You never can tell,” sulit melupakan adegan dansanya yang kali ini dengan Uma Thurman. Setiap aktor juga berada di puncak akting mereka. Samuel L Jackson, John Travolta, Bruce Willis, Uma Thurman. Jika itu tidak cukup membuat Anda menonton Pulp Fiction, saya tidak tahu apa lagi 🙂

ElleElle

Film yang mendapatkan nominasi Oscar 2017 untuk pemeran wanita terbaik ini memiliki twist ending. Mungkin kalau mau dibandingkan, Elle bisa disandingkan dengan Gone Girl untuk heroinenya. Di Gone Girl kita mencintai Amy Dunne meskipun dia adalah psikopat sejati. Sementara Michéle Leblanc yang diperankan Isabelle Huppert mempunyai latar belakang yang lebih kelam daripada Amy Dunne. Sang sutradara, Paul Verhoeven membuat kamera terus mengikuti Michéle ke mana pun seperti penguntit. Film bergenre crime dan drama ini sukses mempesona saya. Anda tidak akan dapat menebak akhirnya. Menonton Elle seperti berada di tempat tinggi dengan oksigen tipis. Suspensenya sangat kental.

Meski banyak yang berkata film ini penuh kontroversi karena adegan kekerasan dan gelapnya tone film tersebut, saya melihat Elle adalah sebuah film tentang balas dendam perempuan yang cukup kuat tapi juga masih dapat dipercaya. Isabelle Huppert sendiri sang pemeran Elle tampil sangat fenomenal. Dia memainkan perannya dengan sempurna. Saya pribadi percaya dia pantas menjadi aktris terbaik Oscar.

Mustang 1Mustang

Film Turki yang mendapat sambutan dari para kritikus di Festival Film Cannes ini, sungguh menyentuh saya. Film yang bercerita tentang lima wanita muda yang cantik dipenjara di rumah mereka sendiri, dilarang oleh para orang tua yang ada di sekeliling mereka. Mungkin juga karena saya perempuan, jadi saya paham sekali dengan konflik batin dari masing-masing karakter.

Jika Anda pernah menonton Virgin Suicides yang dibesut oleh Sutradara Sofia Copolla, Anda bisa mendapatkan persamaan dari kedekatan di antara saudara-saudara perempuan di tengah kungkungan budaya rumah yang kaku dan penuh keterbatasan. Tapi Mustang mampu memberikan sisi gelap, mencengkeram Anda dengan perasaan melankolis yang menghantui, serta meningkatnya perasaan akan urgensi dan kemarahan dengan subyek perempuan, dan kritik, juga sekaligus memberi harapan kepada penonton. Deniz Gamze Ergüven, sang sutradara memilih aktor-aktor non profesional untuk memainkan kelima wanita muda, berhasil menambahkan unsur keaslian film ini.

Se7en

SevenPada dasarnya saya ngefans dengan banyak film besutan David Fincher. Tapi Se7en adalah filmnya yang sangat berhasil menjadi salah satu thriller yang gelap, mengerikan tapi juga cerdas. Begitu detail dalam konstruksi per adegannya sehingga mampu memberikan kepada penonton sebuah kejahatan yang mengganggu dan akhir yang terasa seperti kemenangan tapi sebuah kemenangan yang hampa.

Se7en begitu sederhana tapi juga kompleks pada saat yang bersamaan. Tentang seorang penjahat yang dikejar oleh dua detektif, tentang pahlawan dan pembunuh berantai, begitu sederhana tapi jika kita melihat secara keseluruhannya, itu adalah sebuah permainan yang berjalan di bawah kendali sang pembunuh. Dan betapa David Fincher mampu merepresentasikannya dalam setting, gambar, mood, akting, dan semuanya dalam satu kesatuan yang brilian!

Dan sebelum menutup postingan ini, I would like to give some honorable mentions from my dear Cinephile friends for their top five movies:

Lentya (The I go to person when I need some insight about movies and TV series, a movie freak who can’t live without books and Starbucks 😛 )

  1. Elle (France)
  2. La Dolce Vita (Italy) –Life is beautiful
  3. Let The Right One In (Sweden)
  4. The Lunch Box (India)
  5. Neoneun Nae Unmyeong (Korea) –You are my sunshine

Dean (My producer who always trust my talents when others don’t hehe…)

  1. The Sound of Music (USA)
  2. Grease (USA)
  3. Crash (USA)
  4. Mary Poppins (USA)
  5. Love Me If You Dare (France)

Satish (Director who someday is going to direct movie adaptations of my books 😉 )

  1. Goodfellas (USA)
  2. Godfather (USA)
  3. Her (USA)
  4. Fight Club (USA)
  5. Princess Mononoke (Japan)

Untuk Anda semua selamat menonton! 🙂

 

 

 

Advertisements

3 thoughts on “My Top 5 Movies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s