Kiat-kiat untuk Menulis Kisah Cinta

Semua orang menyukai kisah cinta yang hebat dan menulis novel romantis bisa sama menyenangkannya dengan membacanya. Meskipun novel cinta mungkin tampak seperti genre yang mudah untuk ditulis, tapi pada kenyataannya tidak. Untuk menciptakan kisah cinta yang sukses ada hal-hal yang bisa Anda ikuti. Berikut adalah kiat-kiatnya:

1. Mempertimbangkan apa yang disukai karakter Anda tentang satu sama lain.

2. Bagaimana karakter utama saling membantu kelemahan karakter masing-masing?

3. Membuat karakter saling memperhatikan kebiasaan masing-masing.

4. Membuat karakter Anda terganggu oleh beberapa kebiasaan mereka.

5. Memberikan kehidupan di luar hubungan mereka.

yoann-boyer-bHjESj14fqY-unsplash

6. Membangun kepercayaan antar karakter.

7. Membiarkan karakter Anda menjadi rentan di depan satu sama lain.

8. Menuliskan adegan di mana mereka saling membantu.

9. Apakah yang membuat karakter Anda ingin tetap bersama?

10. Apakah yang diperhatikan karakter Hero Anda tentang karakter Heroine atau pun sebaliknya?

Jika Writers ingin mencoba menulis novel bergenre ini, berikut link ide plot yang mungkin bisa memicu kreativitas Writers! Happy Writing 🙂  20 Plot Kisah Cinta untuk Ide Menulis Anda

 

 

 

Alasan Mengapa Hero (Karakter Utama) Anda Membutuhkan Kelemahan

Ketika kita menciptakan ‘Hero’ dalam cerita, yang kita pikirkan adalah bagaimana mereka tampil heroik, sempurna, tanpa cacat. Seringkali malah mereka menjadi karakter malaikat yang selalu tersenyum dan tidak pernah marah. Padahal dalam kehidupan nyata, orang memiliki kesalahan dan tidak sempurna, begitu juga dengan hero cerita Anda. Tapi bukan hanya itu, ada beberapa alasan mengapa kelemahan dan kekurangan menjadi penting bagi karakter utama dalam cerita. Berikut adalah alasan-alasannya:

 1. Untuk Memahami Cerita Latar Belakang (Backstory)

Jika Anda mengetahui kelemahan karakter, Anda dapat menarik mundur masa lalu mereka untuk lebih memahami pengalaman apa yang membentuk sifat-sifat negatif atau kekurangan karakter Anda. Backstory sangat berharga untuk diketahui (tidak selalu untuk diceritakan ke dalam cerita) tapi ini akan membantu Anda untuk merencanakan apa yang memotivasi mereka dan bagaimana sifat mereka. Mengetahui detail ini berarti Anda akan dapat menulisnya secara otentik, menjadikannya nyata bagi pembaca.

2. Untuk Menciptakan Empati

Agar karakter dapat dipercaya, mereka harus mempunyai kelemahan. Pembaca juga adalah manusia biasa yang rentan terhadap pilihan, kesalahan, dan reaksi yang buruk karena kekurangan mereka. Ketika pembaca melihat kesalahan karakter, mereka akan berempati. Dan ketika karakter itu belajar lebih banyak tentang dirinya dan berusaha untuk mengatasi kekurangannya dalam mencapai tujuannya, pembaca akan mendukung hal tersebut.

3. Untuk Menciptakan Konflik

Jalan cerita yang dipenuhi kesalahan, kesalahan penilaian, dan pilihan yang buruk dapat meningkatkan ketegangan dan konflik. Ini juga dapat membuat karakter semakin sulit untuk berhasil.

Character 24. Untuk Mengungkapkan Luka-luka emosional

Kelemahan dari karakter utama Anda dapat menunjukkan luka-luka emosional atau trauma masa lalu. Misalnya karakter utama Anda adalah seorang yang anti komitmen dan takut gagal. Dua hal ini mungkin terjadi karena dia tumbuh bersama dengan orang tua yang memiliki standar yang tinggi dan keluarga yang broken home. Dia mungkin menjadi workaholic, tidak fleksibel, dan terlalu tinggi, semua untuk melindungi dirinya dari perasaan rendah diri karena standar syarat tinggi yang diberikan orang tuanya. Dan karena melihat keretakan hubungan, pertengkaran juga konflik tak berujung dalam keluarganya, maka bisa saja dia takut akan komitmen jangka panjang.

5. Sebagai Kekuatan untuk Perubahan

Kelemahan dapat menghalangi pada saat terburuk, menekan karakter untuk bertindak. Katakanlah karakter utama Anda bertekad untuk memperbaiki perusahaan keluarganya yang sedang merangkak, tetapi dia terkenal tidak bertanggung jawab. Untuk menjaga agar bisnisnya tetap bertahan, ia harus membuktikan dirinya sendiri. Keinginannya untuk tidak mengecewakan orang-orang yang mengandalkannya memaksanya untuk mengubah dirinya untuk berhasil

6. Untuk Mendorong Menuju Pertumbuhan Diri

Salah satu kebutuhan inti semua orang adalah tumbuh sebagai pribadi. Pertumbuhan terikat dengan kebahagiaan, jadi jika karakter Anda memiliki kekurangan, kecil atau besar, menunjukkan diri mereka mengatasinya akan membuat dia merasa puas dan lebih bahagia, dan akan terhubung dengan pembaca yang sedang dalam perjalanan peningkatan diri sendiri.

Sebuah cerita adalah tentang masalah. Cerita adalah tentang orang yang kurang sempurna berusaha mencari cara untuk mengatasinya. Jika tidak ada masalah, maka tidak ada cerita. Jadi ciptakanlah kekurangan atau kelemahan pada karakter utama atau hero Anda untuk menciptakan cerita yang menarik. Selamat Menulis 🙂