Daftar Checklist Penulis untuk novel Bagian (2)

Pada postingan sebelumnya, Anda sudah melihat daftar apa sajakah dalam cerita yang harus Anda periksa saat mengedit novel. Dalam postingan ini kita akan melihat daftar periksa untuk dialog dalam novel Anda.

Dialog sangat penting karena dialog lebih dari sekedar memberikan kata-kata pada para karakter. Dialog adalah sumber informasi penting agar pembaca mengerti cerita Anda.

Jadi berikut adalah checklist untuk mengedit dialog Anda:

1. Bacalah kembali naskah Anda, lalu temukan apakah dialog Anda sudah dapat dipercaya atau tidak?

2. Apakah setiap dialog yang Anda tuliskan memiliki tujuan? Dalam arti melayani setiap sub plot yang ada atau secara keseluruhan cerita.

3. Apakah dialog-dialog Anda sudah memajukan cerita? Setelah setiap percakapan yang berlangsung, pembaca harus selangkah lebih dekat kepada klimaks atau tujuan cerita Anda.

Coffee talking 14. Apakah masing-masing karakter Anda sudah terwakili dengan dialog-dialog yang diberikan untuk mereka? Dialog yang tepat harus mengungkapkan informasi yang relevan tentang karakter. Pembaca harus mendapatkan wawasan tentang apa yang karakter rasakan dan apa yang mereka alami.

5. Sudahkah Anda menyeimbangkan dialog tag dan narasi yang tepat untuk jangkar antar jalinan cerita atau dialog lain?

6. Apakah dialog Anda berhalaman-halaman? Dialog terbaik adalah dialog yang padat. Anda tidak perlu menuliskan seluruh informasi dan kebenaran tentang karakter, motivasi mereka, cara pandang mereka tentang dunia dengan pertukaran yang panjang.

Dialog ada karena suatu alasan. Jika Anda menulis dialog tanpa arah dan tujuan, dialog tersebut haruslah dihapus.

Ada trik yang dapat Anda lakukan sebelum menulis dialog, tanyakan MENGAPA. Mengapa karakter Anda ini mengatakan hal tersebut? Kenapa karakter lain  membalas seperti itu? Bagaimana mereka bisa berdialog, bertengkar, bercakap-cakap tentang hal tersebut dari awal?

Baca juga:

Daftar Checklist Penulis untuk novel Bagian (1)

5 Kesalahan ketika Menulis Dialog

3 Hal yang harus diperhatikan dalam Menulis Dialog dalam Novel

 

Advertisements

Daftar Checklist Penulis untuk novel Bagian (1)

Setelah menyelesaikan draft pertama novel, yang harus Anda lakukan adalah mengedit dan memoles tulisan Anda. Proses ini akan membutuhkan beberapa kali membaca keseluruhan naskah. Sebagai penulis, kita sering menghabiskan banyak waktu untuk bermimpi tentang kisah ideal kita. Tapi pada akhirnya kita harus mengadapi kenyataan untuk menganalisis apakah cerita tersebut akan berhasil atau tidak. Kita harus tahu apa yang kita inginkan di jantung cerita dan membangun elemen-elemennya di sekitarnya.

Menulis adalah proses yang panjang dan sulit. Tapi itu adalah bagian dari proses penulisan. Jika itu mudah, semua orang akan melakukannya :). Jangan khawatir Writers, ada checklist yang bisa memudahkan dalam proses mengedit. Selama puluhan tahun menulis, daftar ini sangat membantu saya, dan saya berharap juga akan membantu Anda.

Cerita

1. Apakah opening line novel Anda sudah menarik perhatian, yang akan membuat pembaca untuk terus membaca?

2. Apakah aksi/tindakan segera dimulai? Atau ada terlalu banyak eksposisi dan pengaturan adegan?

3. Apakah cerita Anda sudah memiliki konflik yang cukup?

4. Apakah kecepatan cerita Anda sudah bergerak maju secara konsisten? Apakah kecepatannya cukup? Adakah pengaturan yang cukup untuk membuat pembaca Anda beristirahat?

5. Apakah cerita sudah memiliki struktur yang baik: awal, tengah dan akhir.

story 76. Apakah klimaks cerita Anda datang pada bagian yang tepat di bagian cerita Anda dan tidak terlalu awal?

7. Apakah dialog, narasi, dan deskripsi Anda seimbang? Apakah mereka terjalin dan mengalir dengan baik menjadi satu kesatuan? (Anda bisa membacanya dengan keras)

8. Apakah kalimat Anda terlalu panjang dan memiliki paragraf-paragraf raksasa?

9. Apakah janji Anda kepada pembaca di awal cerita? Apakah itu sudah jelas?

10. Sudahkah Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan di awal cerita Anda pada akhir cerita?

Karakter

1. Apakah karakter Anda berubah dan berkembang dengan baik? Bisakah Anda melihat momen ketika pertumbuhan karakter cerita Anda itu terjadi?

2. Apakah protagonis Anda memiliki tujuan dan motivasi yang jelas?

3. Sudahkah Anda memilih sudut pandang yang benar untuk novel?

4. Sudahkah Anda memberikan protagonis Anda suara yang khas?

Characters 15. Apakah protagonis Anda sudah mendapatkan empati pembaca? Apakah mereka sudah memiliki hambatan dan rintangan yang cukup?

6. Apakah karakter utama Anda terus menerus ditantang dan tumbuh?

7. Apakah antagonis dan karakter sekunder lainnya mengalami pertumbuhan dan memiliki karakterisasi yang jelas? Dan tidak sama dengan satu sama lain?

8. Apakah protagonis Anda dapat dipercaya?

Untuk cheklist dialog akan ada di postingan selanjutnya. At the mean time, keep writing Writers! 😉