Jangan Meminta Maaf untuk Hal-hal Ini

Kita memang perlu meminta maaf ketika melakukan kesalahan dan menyakiti seseorang sebagai cara untuk mengatakan bahwa kita bertanggung jawab dan mengakui rasa sakit mereka. Dan berjanji tidak akan melakukannya di masa depan. Akan tetapi kita tidak perlu meminta maaf karena alasan-alasan di bawah ini:

1.  Menghapus, menghentikan atau memutuskan seseorang dari hidup Anda

Jangan pernah takut melakukan hal ini, jika ada orang-orang dalam hidup Anda melampaui batas toleransi Anda. Tidak selalu untuk mereka yang toxic, terkadang itu hanya berarti Anda tidak kompatibel lagi. Saat kita tumbuh dewasa, ide, pandangan, prinsip, nilai-nilai kita juga berkembang. Dan orang-orang akan mengambil sisi yang berbeda atau bahkan berlawanan dengan Anda. Jadi tidak perlu merasa bersalah jika harus memutuskan hubungan dengan seseorang.

2. Mempertahankan nilai-nilai, prinsip, etika dan kepercayaan Anda

Kita semua memiliki hak untuk mempertahankan hal-hal yang kita yakini. Prinsip dan nilai yang melekat dalam diri kita tanpa harus meminta maaf. Saya pikir hal inilah yang justru membuat Anda unik dan berbeda.

3. Berkata tidak

Menghargai keterbatasan diri sendiri adalah tanda dari rasa hormat terhadap diri sendiri dan orang lain. Jika Anda tidak dapat memberikan sesuatu yang maksimal terhadap sesuatu, Anda tidak perlu meminta maaf karena mengatakan tidak. Ada banyak teman yang saya temui mereka mudah berkata iya tetapi tidak ada bobot dalam kata iya tersebut. Hanya janji kosong.

4. Meluangkan waktu untuk diri sendiri

Setiap orang membutuhkan waktu untuk diri sendiri sesekali. Namun banyak orang merasa bersalah karena itu. Tidak ada yang salah untuk perawatan diri dan untuk memenuhi kebutuhan Anda.

5. Perasaan Anda

Anda berhak merasakan apa yang Anda rasakan, berduka atas kehilangan Anda tanpa dibatasi oleh deadline, bersedih atas suatu peristiwa atau kejadian yang menyakitkan tanpa harus merasa takut dibilang lebay atau terlalu sensitif.

6. Karena Mengikuti Impian Anda

Kehidupan yang dijalani dengan penyesalan tidaklah menyenangkan. Jangan pernah meminta maaf untuk mengejar mimpi karena mimpi itu membuat Anda menjadi diri Anda sendiri.

10 Fakta Unik tentang William Shakespeare

Dramanya ditulis sejak ratusan tahun lalu tetapi masih relevan sampai hari ini karena bertemakan cinta, kematian, ambisi, kekuatan, takdir, kehendak bebas, untuk menyebut beberapa diantaranya. Tak heran kalau William Shakespeare menjadi penulis drama paling terkenal di dunia serta paling berpengaruh dalam sejarah bahasa Inggris. Dia lahir di Stratford-upon-Avon, Inggris Raya, dibaptis pada tanggal 26 April 1564 dan meninggal pada tanggal 23 April 1616.

Banyak fakta tentang Shakespeare yang akan mengejutkan Anda. Berikut adalah 10 fakta unik untuk membantu Anda memulai:

1. William Shakespeare hidup melalui Wabah Bubonic. Epidemi ini yang menewaskan lebih dari 33.000 di London saja. Wabah-wabah yang sangat parah terjadi pada tahun 1582, 1592-93, 1603-04, 1606, dan 1608-09. Tapi Shakespeare dapat melalui salah satu epidemi paling buruk yang melanda dunia ini. Bahkan dalam periode antara tahun 1606 dan 1610 Shakespeare menghasilkan beberapa drama terbesarnya seperti King Lear, Macbeth dan Antony and Cleopatra.

2. William Shakespeare menikahi seorang wanita bernama Anne Hathaway yang sedang hamil 3 bulan. Enam bulan setelah pernikahan, keluarga Shakespeare menyambut seorang putri, Susanna, dan si kembar Hamnet dan Judith menyusul pada Februari 1585.

3. Putra Shakespeare, Hamnet, meninggal pada tahun 1596. Putrinya Susanna meninggal pada tahun 1649. Putri bungsunya Judith memiliki tiga anak, tetapi semuanya meninggal sebelum ibu mereka dan tanpa anak. Cucu perempuannya Elizabeth, putri Susanna, meninggal tanpa anak pada tahun 1670, mengakhiri garis keturunan William Shakespeare.

4. Drama Shakespeare langsung menjadi hit besar! Dia menulis berbagai jenis drama, yang semuanya dapat dibagi menjadi tiga kategori yaitu tragedi, komedi dan sejarah. Dramanya membuatnya sangat kaya dan terkenal.

5. Drama Shakespeare mendapat persetujuan kerajaan. Baik Ratu Elizabeth I dan James VI dari Skotlandia dan I dari Inggris sering menyewa pertunjukkannya untuk datang dan tampil di istana.

6. Drama pada masa Shakespeare berbeda dengan yang kita miliki saat ini. Tidak ada aktor wanita (peran wanita dimainkan oleh pria), dan penonton bisa sangat gaduh. Mereka akan berteriak, mencemooh, bahkan melemparkan makanan ke aktor yang tidak mereka sukai. Duh!

7. Dua drama William Shakespeare telah diterjemahkan ke dalam bahasa Klingon. Bagi Anda penggemar Star Trek tentu familiar dengan bahasa ini. Anda dapat membaca Hamlet dan Much Ado About Nothing dalam bahasa fantasi ini 😉

8. Beberapa bulan dinamai sesuai dengan karakter Shakespeare

Bulan-bulan yang mengelilingi planet Uranus sebagian besar dinamai berdasarkan karakter dari drama Shakespeare, termasuk Oberon, Ariel, dan Juliet.

9. William Shakespeare juga sering berakting drama-dramanya.

10. William Shakespeare membuat puisi di makamnya di Gereja Trinity, Stratford-upon-Avon. Tertulis:

“Teman baik demi Yesus, bersabarlah,

Untuk menggali debu tertutup di sini.

Terberkatilah orang yang menyimpan batu-batu ini,

Dan terkutuklah dia yang memindahkan tulang-tulangku.”

Dikatakan siapa pun yang memindahkan tulang-tulangnya akan dikutuk. Akibatnya, makamnya tidak tersentuh sejak 1747.