5 Ted Talks Ketika Anda Mengalami Hari yang Buruk

Bagi saya pribadi Ted Talks bukan hanya memberikan informasi, mengedukasi tetapi juga menghibur di hari-hari yang buruk. Dengan mendengar langsung narasumber yang berbicara tentang pengalaman pribadi mereka, pekerjaan mereka yang unik, hasil riset mereka selama puluhan tahun tentang satu topik, Ted Talks mengajarkan kepada saya tentang passion, pahit manisnya hidup, inovasi dan pengetahuan terbaru dalam banyak bidang. Karena luas dan serunya cakupan topik Ted Talks tidak jarang saya memutar video-video tersebut di kelas untuk para siswa saya.

Berikut adalah 5 list Ted Talks yang dapat Anda tonton nantinya:

1. I got 99 problems… palsy is just one | Maysoon Zayid

Maysoon Zayid lahir dengan cerebral palsy dan banyak masalah tapi dia bercita-cita ingin menjadi aktor. Tapi Maysoon tahu Holywood terkenal hanya mempekerjakan aktris dan aktor yang sempurna. Namun dengan perjuangan dan prinsip “Can-Can” dari ayahnya, Maysoon Zayid sekarang dikenal sebagai komedian, aktris dan penulis. Ted Talksnya sudah ditonton lebih dari 6 juta orang jadi jangan lewatkan Ted Talksnya.

Quote: The doctors said I wouldn’t walk, but I’m here in front of you. I hope that together, we can create more positive images of disability in the media and in everyday life.

2. Why Write? | Ann Hood

This image has an empty alt attribute; its file name is ted_ann-hood.jpeg

Setiap penulis memiliki alasannya sendiri mengapa mereka menulis. Dalam Ted Talks ini Ann Hood menceritakan bagaimana dan mengapa dia mulai menulis, bersama dengan peristiwa dalam hidupnya yang membentuk cerita yang akhirnya menjadi novel yang diterbitkan. Ann Hood adalah pencerita yang sangat baik dan Anda tidak akan bosan mendengar sharingnya. Pada tanggal 18 April 2002, putrinya yang berusia lima tahun, Grace, meninggal dunia. Selama dua tahun dia tidak dapat menulis bahkan membaca. Hidup seringkali tidak sesuai dengan yang kita harapkan tapi Ann menemukan dirinya lagi ketika menulis.

Quotes: One was the reasons we write is to make sense of the world we live in.

3. The Joy of Surfing In Ice-Cold Water | Chris Burkard

This image has an empty alt attribute; its file name is ted_chris-2.jpeg

Chris Burkard adalah seorang fotografer selancar, tetapi Anda tidak akan menemukannya bekerja di tempat yang hangat di sebuah pulau eksotis. Dia lebih suka Arktik, dengan laut yang kasar dan suhu bekunya. Idenya adalah bahwa kegiatan yang menarik terkadang juga adalah hal yang sulit, tetapi penderitaan membuat pekerjaan Anda lebih berarti dan memberi Anda lebih banyak kegembiraan. Saat berbicara di Ted Talksnya Chris juga memperlihatkan foto-foto hasil jepretannya yang luar biasa indah.

Quote: In life, there are no shortcuts to joy. Anything that is worth pursuing is going to require us to suffer. 

4. Finding Hope in Hopelessness | Peta Murchinson

Peta Murchison adalah ibu dari Mia Murchison seorang anak dengan Penyakit Batten – penyakit genetik degeneratif langka yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan, penurunan motorik dan kognitif progresif, dan kejang. Peta dan keluarga kecilnya berjuang untuk kesembuhan Mia yang mustahil dan dalam perjuangannya justru dia menyadari kebaikan dari banyak orang yang dikenalnya bahkan yang tidak dikenalnya. Dia mendedikasikan diri untuk meningkatkan kesadaran akan Penyakit Batten yang sampai hari ini belum ada ada obatnya.

Quote: I will remember the human capacity for hope is so strong that even when you’re told there is no hope somehow you still manage to find it.

5. How to fix a broken heart | Guy Winch

Guy Winch adalah seorang psikolog yang terus menggaungkan bahwa kesehatan fisik dan kesehatan emosional adalah kembaran dari kesejahteraan umum kita, dan karenanya kita harus memperlakukan mereka setara. Dalam Ted Talksnya ini Guy Winch menceritakan bahwa pada titik tertentu dalam hidup kita, hampir setiap dari kita akan patah hati. Dia mengungkapkan bagaimana pulih dari patah hati dimulai dengan tekad. Hati kita mungkin hancur, tetapi kita tidak harus putus asa karenanya.

Quote: Getting over heartbreak is not a journey. It is a fight, and your reason is your strongest weapon.

7 Tips Menulis dari J.K Rowling

Kita tahu jalan J.K Rowling dalam menulis tidaklah mudah. Dia menulis Harry Potter sambil menjadi ibu tunggal dan bekerja, lalu diberi tahu bahwa bukunya tidak cukup baik untuk diterbitkan, tapi J.K Rowling tidak membiarkan rasa takut, kemiskinan, penolakan menghentikannya untuk menulis. Sehingga tips menulis darinya tentu akan sangat bagus untuk kita renungkan dan diterapkan dalam proses menulis kita.

Seperti dikutip dalam website resminya dan beberapa kutipan wawancara, berikut adalah tips menulis dari J.K Rowling:

1. Membaca

Khususnya untuk para penulis yang lebih muda. Anda tidak bisa menjadi penulis yang baik tanpa menjadi pembaca yang setia. Membaca adalah cara terbaik untuk menganalisis apa yang membuat buku yang bagus. Perhatikan apa yang berhasil dan yang tidak, apa yang Anda nikmati dan mengapa. Pada awalnya Anda mungkin akan meniru penulis favorit Anda, tapi itu cara yang bagus untuk belajar. Setelah beberapa saat, Anda akan menemukan suara khas Anda sendiri.

2. Disiplin

Momen inspirasi murni itu mulia, tetapi sebagian besar kehidupan penulis, dengan mengadaptasi klise: adalah lebih tentang keringat daripada inspirasi. Terkadang Anda harus menulis bahkan ketika inspirasi tidak bekerja sama.

3. Ketahanan dan Kerendahan Hati

Ini berjalan seiringan, karena penolakan dan kritik adalah bagian dari kehidupan seorang penulis. Feedback sangat perlu dan berguna, beberapa penulis paling hebat sekalipun ditolak berkali-kali. Mampu bangkit dan terus maju sangatlah berharga jika Anda ingin bertahan dari pekerjaan Anda yang dinilai secara publik.

Kritikus paling keras sering kali ada dalam pikiran Anda sendiri. Hari-hari ini biasanya saya dapat menenangkan kritikus tersebut dengan memberinya biskuit dan waktu istirahat.  Meskipun pada awal menulis saya kadang-kadang harus mengambil cuti seminggu sebelum dapat memandang pekerjaan saya sedang berjalan dengan lebih baik.

Salah satu alasan mengapa ada tujuh tahun antara memiliki ide untuk Philosopher’s Stone dan menerbitkannya, adalah karena saya terus-menerus menyimpan naskah itu selama berbulan-bulan, yakin kalau itu sampah.

4. Keberanian

Ketakutan akan kegagalan adalah alasan paling menyedihkan di dunia untuk tidak melakukan apa yang seharusnya Anda lakukan. Saya akhirnya menemukan keberanian untuk mulai mengirimkan buku pertama saya ke agen dan penerbit di saat saya merasakan kegagalan yang mencolok. Baru setelah itu saya memutuskan bahwa saya akan mencoba satu hal yang selalu saya cuigai dapat saya lakukan, dan, jika tidak berhasil, saya akan menghadapi yang lebih buruk dan selamat.

Pada akhirnya, bukankah Anda lebih suka menjadi orang yang benar-benar menyelesaikan proyek yang Anda impikan, daripada menjadi orang yang hanya berbicara ‘selalu ingin’?

5. Melindungi Hari Menulis Anda

“Bersikaplah kejam tentang melindungi hari-hari menulis, yaitu, jangan menyerah pada permintaan tanpa akhir untuk mengadakan pertemuan yang “penting” dan “lama tertunda” hari-hari ini. Lucunya, meskipun menulis telah menjadi pekerjaan saya selama beberapa tahun sekarang, saya tampaknya masih harus berjuang untuk waktu yang tepat untuk melakukannya. Beberapa orang tampaknya tidak memahami bahwa saya masih harus duduk dengan tenang dan menulis buku, tampaknya percaya bahwa buku-buku itu muncul seperti jamur tanpa sepengetahuan saya. Oleh karena itu, saya harus menjaga waktu yang dialokasikan untuk menulis seperti Hungarian Horntail menjaga telur sulungnya.”

6. Menulis Apa yang Anda Ketahui

“Tulis apa yang Anda ketahui: minat, perasaan, kepercayaan, teman, keluarga, dan bahkan hewan peliharaan Anda sendiri akan menjadi bahan mentah Anda saat mulai menulis. Kembangkan kegemaran akan kesendirian jika Anda bisa, karena menulis adalah salah satu profesi paling sepi di dunia. “

7. Ketekunan

“Ketekunan sangatlah penting, tidak hanya untuk menghasilkan semua kata itu, tetapi untuk bertahan dari penolakan dan kritik.”