7 Tips Mencari Judul untuk Novel Anda

Judul yang bagus adalah kunci untuk membuat pembaca terhubung dengan buku Anda. Karena judul Anda adalah first impression bagi calon pembaca dan tentu saja harus menarik dan relevan dengan novel atau buku Anda. Menemukan judul yang tepat terkadang begitu sulit tapi jangan kuatir Writers, berikut adalah tips untuk mencari judul untuk novel Anda sekaligus membuat kreativitas Anda tetap mengalir dalam memilih judul yang tepat.

1. Mempertimbangkan esensi buku Anda. Tanyakan pertanyaan seperti: tentang apa buku Anda sebenarnya? Apakah ada tema yang mendasar dalam cerita Anda? Atau konsep dan emosi secara keseluruhan dalam novel? Dari situ Anda dapat mengambil intisari cerita dan mengotak-atik pilihan kata yang cocok untuk menjadi judul. Contoh: Pride and Prejudice, To Kill a Mocking Bird.

bird box2. Lihat kembali tulisan Anda. Apakah ada kalimat atau kata-kata yang sangat mengena? Atau frase yang merangkum tema buku Anda? Apakah ada sifat unik karakter utama yang mengalir dalam jalinan cerita? Contoh: The Girl with All The Gifts, Bird Box.

3. Tambahkan sudut pandang. Bagaimana karakter Anda melihat diri mereka sendiri? Apakah mereka memiliki kelemahan atau kualitas? Kapan dan di mana setting cerita Anda? Perspektif atau sudut pandang akan membantu Anda mendapatkan opsi-opsi judul dan mengalirkan kreatifitas. Contoh: Murder in Orient Express, 1984.

4. Tambahkan misteri. Anda bisa menarik minat pembaca dengan menambahkan misteri pada judul. Buatlah pertanyaan, sebutkan sesuatu yang berarti tanpa menjelaskannya atau ungkapkan tema utama cerita Anda dengan intrik atau dilema. Contoh: A Is For Alibi, Goosebumps.

writing 15. Melakukan riset judul-judul bestseller dalam genre novel Anda. Mencari daftar judul novel sesuai dengan genre Anda akan memicu ide dan kreatifitas. Perhatikan judul-judul yang menarik perhatian yang Anda temukan lalu cobalah untuk mempertimbangkan elemen-elemen apa yang membuat Anda tertarik pada judul tersebut dan terapkan ke dalam daftar pilihan judul yang Anda buat.

6. Mencari Kata-Kata di dalam Kamus. Seringkali kita tidak menemukan kata-kata dalam kepala dan bisa menemukannya di dalam kamus. Cobalah untuk membuka kamus, mungkin saja ada kata-kata yang menonjol dan menarik untuk Anda tambahkan ke daftar pilihan judul yang cocok dengan novel Anda.

7. Menulis Bebas. Seringkali kita mendapatkan ide secara tiba-tiba, jika begitu langsung catat atau tuliskan setiap judul, kata atau kombinasi kata yang muncul dari benak Anda.

Jika menemukan kata-kata yang mengena, menarik perhatian atau menonjol, biasanya saya akan mengubah atau menambahkan dengan kata-kata lain. Misalnya menambahkan dengan kata kerja atau kata sifat pada ide utama cerita saya. Jika belum memuaskan saya biasanya akan menukar dengan kata yang lebih umum atau lebih tidak umum. Pada akhirnya saya akan memutuskan judul yang lebih kuat, mendapatkan sekelumit dari inti cerita dan tidak lupa menyesuaikan dengan genre supaya buku saya hadir untuk pembaca yang tepat.

 

 

Advertisements

20 Plot Kisah Cinta untuk Ide Menulis Anda

Kisah cinta tak pernah lekang oleh waktu. Tak hanya di novel-novel bergenre romance, bahkan dalam novel-novel genre lain pun kisah cinta selalu menjadi bumbu atau plot tambahan untuk menambah warna dalam cerita. Seperti kata Sang Master dalam cerita tragedi dan cinta, William Shakespeare, “Perjalanan cinta sejati tidak pernah berjalan mulus.” Maka dalam kisah cinta apa pun, konflik yang kuat menjadi modal utama untuk menjadikan novel Anda menarik.

Hambatan akan membuat karakter-karakter Anda untuk berubah dan bertumbuh untuk menjadi lebih baik, dan untuk membuktikan apakah kedua karakter protagonis Anda saling mencintai. Jenis konflik tentunya akan tergantung pada cerita Anda. Apakah akan ada teror, kesedihan, kematian, sebelum mereka mencapai kebahagiaan? Atau Anda dapat juga menulis kisah tragedi seperti Romeo dan Juliet. Nah jika Anda ingin sekali menulis sebuah cerita cinta tapi masih berjuang untuk menemukan ide plot yang menarik, saya sudah merangkum 20 ide plot atau alur cerita dengan potential conflict yang mungkin dapat Anda gunakan.

Anda bisa memilih di antara plot-plot di bawah ini untuk memulai novel atau cerpen romance Anda. Plot-plot di bawah ini mungkin juga bisa menjadi pemicu ide lain. Selamat menulis ya.

Keterangan: 

Hero    : Karakter utama pria

Heroine: Karakter utama wanita

1. Heroine sudah menendang Hero dari kehidupannya…Heroine sudah memutuskan sejak lama bahwa dia hanya akan menikahi pria dengan gelar dan uang, dia tidak akan pernah berpacaran lagi dengan seorang musisi kafe tanpa pekerjaan tetap.

2. Mereka berdua adalah musuh…. Heroine ingin membeli tanah untuk membangun sebuah resor mewah, sementara Hero ingin mengubahnya menjadi cagar alam. Dia adalah pengacara dan Si Heroine adalah seorang jaksa. Mereka berada di posisi berlawanan baik dalam pekerjaan juga keinginan.

3. Heroine sangat cantik dan populer. Tapi dia sudah lelah berpacaran dengan pria-pria yang punya segalanya; uang, karir, dan ketampanan. Dia ingin mencari pacar yang betul-betul berbeda.

4. Hero mematahkan hati Heroine di masa lalu. Mungkin ada alasan bagus di balik itu, atau mungkin dia hanya begitu bodoh di masa lalu. Kemudian mereka bertemu kembali dan mereka berpacaran dengan teman baik satu sama lain.

5. Hero melakukan kesalahan di masa lalu… mungkin dia bersalah pada anggota keluarga atau teman baiknya. Sampai Heroine menemukan kalau ternyata Anggota keluarga atau teman baiknyalah yang berbohong agar mereka tidak bersama.

Love 1

6. Hero melakukan kesalahan di masa lalu. Meskipun Heroine bukan korban dari kesalahannya, tapi kesalahan tersebut sangat buruk. Bagaimana Heroine bisa yakin dia sudah berubah?

7. Heroine mempunyai masalah kepercayaan…hubungan terakhirnya berakhir dengan pengkhianatan.

8. Mereka adalah teman baik….dan mereka tidak ingin mengambil resiko merusak persahabatan mereka dengan membawanya ke hubungan romantis.

9. Heroine yakin tidak akan ada orang yang benar-benar dapat mencintainya…karena dia telah membuat kesalahan besar di masa lalu, atau dia merasa tidak menarik secara fisik.

10. Mereka adalah rekan kerja dan mereka jatuh cinta….tapi di kantor ada peraturan tidak boleh terlibat dalam hubungan romantis. Sehingga mereka harus merahasiakannya, tapi sampai kapan?

11. Heroine memiliki sebuah rahasia….dia berada dalam program perlindungan saksi, dia adalah seorang hacker hebat, sementara Heroine berusaha menguak identitas dirinya yang sebenarnya.

12. Hero dan Heroine sama-sama mengenal orang yang sama. Hero berpacaran dengan teman Heroine. Sampai suatu ketika pacar hero yang merupakan teman heroine meninggal dunia akibat kecelakaan.

love 5

13. Hero dan Heroine adalah teman baik. Tapi Sang Heroine tergila-gila dengan orang lain yang bukan Sang Hero…Heroine belum menyadari bahwa orang lain ini benar-benar brengsek.

14. Waktu mereka untuk bersama-sama terbatas ….Hero akan pergi ke luar negeri untuk meneruskan kuliahnya, sementara Heroine akan menerima pekerjaan di pedalaman, jadi untuk apa memiliki hubungan yang serius?

15. Memutuskan untuk terus bersama membutuhkan pengorbanan yang sangat besar…Heroine harus berkata tidak pada pekerjaan impiannya, sementara Hero harus meninggalkan keluarganya.

16. Hero adalah seorang tersangka dalam kasus pembunuhan. Sementara Si Heroine adalah wartawan yang meliput kasusnya.

17. Mereka tidak dapat bersama dalam kehidupan nyata…ada beberapa abad di antara mereka.

18. Heroine mencintai kebebasannya…dan selalu melihat dirinya yang bebas dan tidak akan pernah menikah, lalu datanglah Sang Hero.

19. Hero mencintainya, tapi Heroine tidak mengenalnya…mungkin Hero mengenalnya dari semesta yang lain atau mungkin Heroine terkena amnesia.

20. Pekerjaan sedang menghalangi Hero untuk membangun kisah cintanya. Sulit sekali untuk bersikap romantis saat dia harus bekerja 24 jam sehari dalam kampanye politik, Heroine sudah lelah dengan alasan-alasan sibuk dan pekerjaan Hero.

Catatan: Saat menulis kisah romantis, kita sering terjebak pada karakter-karakter yang sempurna. Padahal setiap karakter harus memiliki kelemahan atau kekurangan. Setiap kisah cinta di kehidupan nyata berurusan dengan kelemahan. Mungkin Hero terlalu egois atau Heroine terlalu manja. Mungkin Hero terlalu gegabah, atau terlalu takut. Mungkin salah satu dari mereka terlalu negatif, dan harus berhenti bersikap sinis. Hal ini dapat menyebabkan salah satu dari mereka membuat kesalahan besar dan bodoh, dan perlu menebus kesalahan dan mendapatkan maaf dari pasangannya.