8 Karir Untuk Para Pecinta Buku

Apakah Anda seorang pembaca yang rajin yang baru saja lulus kuliah, atau yang saat ini sedang mencari pekerjaan yang sesuai dengan passion membaca Anda? Bagaimana jika Anda bisa menerapkan kecintaan membaca Anda pada pekerjaan Anda? Jika Anda sedang berpikir tentang karir ke depan atau jika Anda sedang bingung mencari jurusan kuliah, mungkin 8 karir berikut dapat membantu pilihan Anda nantinya:

1. Penulis

Siapa pun bisa menjadi penulis. Anda bisa menjadi penulis fulltime, atau Anda bisa menjadi seorang pengusaha dan menjadi penulis sekaligus. Ada begitu banyak pilihan karir dalam menulis. Anda bisa menulis untuk televisi, film, kantor berita dan lain sebagainya. Kecintaan Anda terhadap membaca dapat menolong Anda dalam karir ini. Penulis dan buku tentu tidak terpisahkan.

Librarian 12. Pustakawan

Kedengarannya membosankan ya? Tapi tanpa para pustakawan, perpustakaan kita akan berantakan. Dan kita membutuhkan perpustakaan kita teratur tentu saja. Dengan menjadi librarian, Anda dikelilingi oleh buku-buku, dan mempunyai akses hampir tanpa batas untuk membacanya. Dan Anda membantu orang-orang untuk mencari sesuatu yang tepat untuk mereka.

3. Penerbitan

Bekerja di penerbitan dapat memberikan Anda pengalaman dalam desain sampul, layout, marketing dan lain sebagainya. Anda dapat melatih kreativitas Anda dan memilih yang mana yang akhirnya yang paling menarik hati Anda dari banyak bidang dalam produksi buku.

4. Editor

Jika Anda suka membaca, maka Anda pasti menghargai aturan tata bahasa. Tugas editor bukan hanya untuk mengoreksi naskah dalam tata bahasa, tanda baca, dan ejaan saja, tetapi mereka juga mempunyai tanggung jawab untuk memeriksa konten. Di tangan mereka, keputusan apakah buku dapat diterima untuk diterbitkan. Karena itu kita membutuhkan editor-editor yang memiliki judgement yang baik untuk menilai buku-buku, jadi mengapa bukan Anda yang begitu mencintai buku?

5. Book reviewers

Kita memerlukan book reviewers yang bisa memberikan kepada kita esensi cerita, juga semua tentang elemen-elemen di dalamnya. Sekarang ini ada banyak perusahaan atau situs khusus berisi tinjauan buku. Anda dapat mengkritik buku dengan menulis artikel di sana.

teacher 16. Guru

Ingin mengambil bagian dalam membangun generasi membaca? Jika kebetulan Anda juga mencintai anak-anak, kenapa tidak menjadi guru sekolah dasar? Anda bisa membantu mereka untuk mencinta buku. Anda juga bisa menjadi guru bahasa Indonesia atau guru bahasa Inggris di sekolah. Anda bisa memberikan para siswa buku-buku yang bagus tapi tetap cocok dengan konten yang sedang dipelajari sekolah.

7. Penerjemah

Pekerjaan ini mengharuskan Anda untuk sering membaca. Mengapa? Jika Anda tidak terbiasa membaca buku akibatnya terjemahan Anda akan kaku dan Anda akan kesulitan menemukan kata-kata karena kosa kata Anda kurang kaya. Sebagai seorang pembaca, karir ini dapat membuat Anda lebih dekat dengan esensi bahasa.

8. Owner toko buku

Jika Anda selalu ingin membuka bisnis sendiri dan secara bersamaan tenggelam dalam hasrat membaca Anda, Anda bisa membuka toko buku Anda, dengan bantuan internet, hal ini bisa dimulai dari rumah Anda. Dengan cara ini Anda juga mempunyai kesempatan untuk orang lain dengan menarik minat baca orang lain.

Bagaimana? Tertarik mencoba salah satunya? Buka hati Anda dan lihatlah semua kemungkinan-kemungkinan yang ada! 😉

Advertisements

10 Tips menulis akhir (ending) novel Anda

Saya sering mengatakan bahwa opening line adalah hal terpenting dalam menulis, terutama fiksi. Dan yang kedua terpenting adalah bagaimana akhir cerita Anda. Mempelajari cara mengakhiri buku dengan baik akan membuat buku Anda dapat memuaskan pembaca Anda. Berikut adalah 10 tips untuk menulis ending cerita yang lebih baik:

1. Membangun klimaks yang menarik

Akhir cerita yang hebat adalah segalanya. Klimaks yang tegas berbeda kadarnya tergantung pada genre. Pada novel misteri, suspense, atau thriller membutuhkan twist, dan ketegangan yang lebih tinggi dibandingkan novel-novel romance. Tapi bukan berarti novel-novel romance, tidak membutuhkan drama yang kuat. Penulis dapat menempatkan komplikasi di antara hero dan heroine, dan menghalangi happy ending mereka sampai saat-saat terakhir sehingga pembaca terus setia membaca.

2. Libatkan pembaca untuk hasil akhirnya.

Buatlah pembaca Anda terlibat begitu dalam pada cerita Anda sehingga tidak bisa meletakkan novel Anda bahkan saat mereka ingin tidur, atau bahkan menunda ke kamar mandi sampai mereka melihat bagaimana akhirnya. Kita para penggemar buku pasti pernah berada di sana 🙂

3. Mengatasi konflik central

Anda memberikan konflik kepada pembaca tentu untuk memberikan mereka juga bagaimana karakter-karakter Anda mengatasinya. Tidak harus happy ending, tetapi konflik itu harus diatasi.

person 14. Menunjukkan bagaimana karakter Anda telah berubah

Perjalanan cerita adalah tentang pertumbuhan karakter. Menunjukkan bagaimana karakter Anda telah berubah dari yang kurang percaya diri menjadi percaya diri, atau yang tadinya punya masalah keuangan, menjadi karakter yang mampu keluar dari krisis di akhir novel. Ini adalah perkembangan yang diharapkan pembaca. Dalam bab akhir novel Anda, perlihatkan bagaimana karakter Anda telah berubah. Bagaimana mereka bertumbuh dan sebagainya.

5. Memberikan ruang untuk imajinasi

Bagi Anda yang menulis cerita berseri, saya pikir ini adalah salah satu hal penting untuk digaris bawahi. Tentu Anda perlu menyelesaikan pertanyaan-pertanyaan sentral yang terjadi pada buku seri (1) –misalnya, tapi pastikan Anda juga menyisakan hal-hal yang tidak terjawab pada buku (1). Sedikit misteri dapat memberikan ruang untuk imajinasi pembaca. Mereka akan bertanya-tanya apa yang akan terjadi di buku kedua dan tak sabar untuk menunggunya.

6. Melakukan penebusan kepada karakter utama (hero) Anda

Tidak peduli seberapa banyak kesalahan yang telah hero Anda lakukan di sepanjang cerita, biarkan pembaca menyadari bahwa, pada akhirnya, karakter tersebut akan melakukan hal yang benar terlepas dengan keputusan-keputusan yang salah yang dia lakukan sepanjang plot, mereka akan menebusnya untuk Anda.

7. Pastikan akhir (ending) novel Anda masuk akal

Sekeren apa pun plot twist Anda, ending cerita harus tetap masuk akal.  Sebuah cerita dengan akhir yang tidak mungkin akan membuat pembaca Anda frustrasi. Ini tidak berarti bahwa Anda tidak bisa memiliki ending yang keren atau tidak terduga. Ada sangat sedikit aturan absolut dalam menulis fiksi. Namun tetaplah meletakkan dasar untuk akhir cerita dan menciptakan arah dan penyelesaian yang masuk akal.

Untuk mengetahui bagaimana membuat plot twist yang berhasil silakan klik link di sini

question 18. Menjawab semua pertanyaan dalam cerita

Kecuali Anda membuat cerita berseri, atau cerita dengan ending terbuka, menjawab semua pertanyaan yang Anda keluarkan pada awal cerita dan dalam perjalanan novel Anda sangatlah penting, karena Anda tidak ingin pembaca Anda bertanya-tanya apa yang terjadi dengan hal-hal tersebut, dan akhirnya mereka kecewa dengan isi bukunya.

9. Memikirkan jenis ending cerita yang paling cocok dengan novel Anda

Jenis untuk menulis akhir (ending) cerita Anda akan tergantung dengan beberapa hal, seperti genre, struktur novel, tema cerita, target pembaca, dan apa yang Anda ingin pembaca dapatkan dari buku Anda. Dengan mempertimbangkan unsur-unsur di atas, maka akhir cerita Anda akan lebih efektif dan sesuai untuk yang ingin Anda capai.

Untuk mengetahui jenis (ending) untuk akhir novel Anda, Anda bisa membacanya di sini.

10. Belajar dari novel-novel dengan ending yang bagus

Saat Anda menulis akhir novel Anda, cobalah melihat beberapa buku yang Anda sukai, bacalah paragraf terakhirnya. Buatlah catatan tentang bagaimana ending novel tersebut terhubung dengan bab-bab sebelumnya. Seperti apakah gaya bahasa dan ide pada akhir novelnya? Apakah semuanya menjadi satu kesatuan yang membentuk ending yang menarik dan tak terlupakan?