Rekomendasi: 5 Dokumenter NETFLIX 

Netflix adalah salah satu platform yang mendefinisikan ulang cara kita menonton film. Platform ini menemukan streaming dan menyuguhkan kita banyak pilihan dalam menonton. Netflix memiliki koleksi dokumenter yang luar biasa dan variatif. Beberapa diantaranya memenangkan Oscar, yang lainnya menjadi hits dan tak sedikit mengundang perdebatan.

Jadi meskipun Anda bukan penggemar film dokumenter, film-film berikut sangat layak ditonton. Jangan lewatkan ya.

1. The Tinder Swindler

Pada awal kemunculannya, saya agak skeptis dengan film ini. Saya baru tergerak menontonnya setelah teman-teman mulai membicarakannya. Ini benar-benar film yang bagus baik secara teknis dan content.

Dokumenter ini bercerita tentang Simon Leviev—seorang putra pengusaha berlian bernama Lev Leviev, yang menjalani kehidupan jetset. Simon ingin mencari cinta sejatinya melalui Tinder—dating app yang populer. Kecuali bahwa dia sebenarnya bukan putra Lev Leviev. Dia tak lebih dari penipu lihai yang menipu wanita untuk membayar gaya hidup mewahnya.

Bersama dengan surat kabar Norwegia—Verdens Gang, tiga wanita yang pernah ditipu Simon melakukan penjebakan dan investigasi terhadap Simon. Kritikus menganggap The Tinder Swindler sebagai film dokumenter terbaik yang pernah diproduksi Netflix, dan saya sangat setuju dengan itu.

2. Coded Bias

Joy Buolamwini—mahasiswa pascasarjana di MIT Media Lab menemukan perangkat lunak pengenalan wajah komersial mampu mendeteksi teman sekelasnya yang berkulit terang dengan baik, namun tidak dapat “melihat” wajahnya. Sampai, dia mengenakan topeng plastik berwarna putih.

Coded Bias mengeksplorasi bagaimana algoritma pengambilan keputusan rentan terhadap bias. Teknologi ini semakin banyak digunakan untuk membuat keputusan penting, seperti menyaring kandidat pekerja, mengenali penjahat di jalan-jalan melalui CCTV. Namun banyak dari algoritmanya justru dapat mengakibatkan salah tangkap dan ketidakadilan dalam mengevaluasi kandidat pekerja yang sebenarnya.

Film ini adalah a wake up call. Kita harus bisa merangkul teknologi baru tetapi pada saat yang bersamaan kita juga harus mendukung transparansi, kesetaraan dalam penggunaan AI yang mengatur kehidupan kita dalam bermasyarakat. Dan penting sekali bahwa pemangku kebijakan turut serta dalam hal ini.

3. Operation Varsity Blues: The College Admissions Scandal 

Operation Varsity Blues: The College Admissions Scandal menyelidiki metode penyogokan yang digunakan oleh Rick Singer untuk memasukkan anak-anak dari keluarga kaya dan terkenal ke universitas-universitas top di Amerika Serikat. Film dokumenter ini juga melibatkan nama-nama aktris Holywood seperti Felicity Huffman dan Lori Loughlin.

Film ini memperlihatkan bagaimana keluarga kaya melakukan apa saja demi harga diri mereka meskipun anak-anak mereka tidak punya kapabilitas untuk berada di universitas-universitas bergengsi. Dengan masuk melalui penerimaan olah raga, nilai SAT dan kredensial palsu, semuanya dengan harga ratusan ribu dolar, anak-anak dari keluarga kaya ini bisa melenggang masuk ke universitas-universitas top Amerika Serikat.

4. Amanda Knox

Ada banyak dokumenter bergenre crime di Netflix, mulai dari pembunuh berantai sampai pada kasus-kasus yang belum terpecahkan. Kasus ini begitu kontroversial dan Amanda Knox baru berusia 20 tahun saat pembunuhan ini terjadi.

Amanda Knox bersama sang pacar—Raffaele Sollecito dituduh dan dihukum atas pembunuhan teman satu flatnya bernama Meredith Kercher di Perugia, Italia pada tanggal 1 November 2007. Mereka berdua dihukum di bawah hukum Italia, kemudian dibebaskan kemudian dihukum lagi, dan akhirnya, pada tahun 2015, akhirnya dibebaskan oleh Mahkamah Agung Italia.

Secara pribadi saya melihat dokumenter ini cukup objektif. Rob Blackhurst dan Brian McGinn sang pembuat film menampilkan beberapa cuplikan Amanda yang menceritakan pengalamannya dituduh melakukan pembunuhan, menjalani interogasi polisi yang intens, dan bagaimana dia menjadi bulan-bulanan media selama bertahun-tahun. Ada juga sudut pandang jaksa Italia, cuplikan statements dari keluarga Meredith, juga wartawan Nick Pisa yang sejak awal ditugaskan oleh Daily Mail untuk mengikuti kasus ini.

Film ini membuat benak Anda terus bertanya-tanya dan mencerna, apakah Amanda membunuh Meredith Kercher?

5. Secrets of The Saqqara Tomb

Tidak sulit untuk saya untuk memilih dokumenter ini dalam daftar karena saya selalu mempunyai ketertarikan pada sejarah. Saqqara, terletak sekitar 30 km selatan Kairo, adalah salah satu situs arkeologi terkaya dan tertua di Mesir.

Sebuah makam berusia 4.400 tahun yang dibangun untuk seorang pendeta dan pejabat tinggi bernama “Wahtye” dan menyimpan setidaknya 55 patung telah ditemukan di Saqqara pada Desember 2018. Meskipun berusia ribuan tahun makam itu tampak utuh dengan dekorasi warna-warni. Di bawah makam, para arkeolog menemukan lima lubang tersembunyi, salah satunya, menampung sarkofagus Wahtye.

Penemuan ini adalah satu langkah awal setelahnya para ilmuwan mulai meneliti tulang-tulang yang mereka temukan dan mengungkapkan misteri di balik kematian mereka. Satu hal yang jelas saya merasa sangat beruntung bisa menonton dokumenter ini. Dan saya berharap Anda juga. 🙂

Buku yang Membuat Anda Ingin Tinggal di dalamnya

Pernahkah Anda merasa ingin merangkak masuk ke dalam buku favorit Anda dan tinggal di sana untuk sementara waktu? Seorang penulis mampu menyulap layar kosong menjadi penuh kata-kata kemudian keterbatasan dunia nyata tiba-tiba menghilang, mendorong Anda ke sebuah dunia baru yang ajaib dengan kemungkinan tak terbatas. Setidaknya sampai Anda kembali ke dunia nyata.

Berikut adalah empat buku yang menurut saya bisa menarik Anda jadi ingin tinggal di dalamnya. Let’s check it out!

Narnia

Saya menyukai dunia Narnia yang aneh, dengan campuran dewa dan mitosnya. Saya menyukai momen berjalan ke lemari untuk menemukan dunia lain, faun yang ramah, ratu salju dan pelayan kerdilnya, dan hewan yang bisa berbicara seperti keluarga Beaver.

Tapi Narnia adalah dunia di mana kemanusiaan—bahasa, kecerdasan, filsafat, kehendak bebas diperluas ke setiap jenis hewan dan hibrida yang bisa dibayangkan. Ada berang-berang yang bisa berbicara, tikus anggar, faun penari, centaurus filosofis, dan dewa alam yang rentang hidupnya jauh melebihi kita.

Clockwork Angel

Ada novel-novel yang ketika Anda membacanya, Anda tenggelam ke dalam dunianya dan ingin menjadi salah satu karakter di dalamnya. Buku ini adalah salah satunya. Mempunyai setting alternatif London pada tahun 1878, Clockwork Angel memiliki detail-detail tempat, nama, juga para karakter dengan ciri khas mereka yang magis. Seperti Devil Tavern, sebuah pub untuk para Downworlders atau Silent City yang adalah basis operasi dari Silent Brothers.

Ada juga elemen-elemen supernatural yang menambahkan kesan dunia di dalam Clockwork Angel begitu nyata seperti Para Nephilim, Angels, Demons, Automatons, Vampires, Faeries, dan lain sebagainya. Dunia di dalam buku ini akan menjadi tempat yang sangat menarik dan menegangkan untuk ditinggali.

Charlie and The Chocolate Factory

Mengapa buku ini? Alasannya adalah tentu saja cokelat! Kita tidak akan kekuarangan suplai cokelat sampai seumur hidup kalau bisa berada di dalam setting dunia Charlie and The Chocolate Factory.

Buku ini selalu menarik perhatian saya, bukan hanya karena setting yang imajinatif tetapi ada makna yang lebih dalam dari itu. Ada dua setting dalam buku ini yang sangat bertolak belakang. Dunia di luar pabrik yang serakah, dingin dan penuh ketidakadilan. Sementara di dalam pabrik justru sebaliknya. Ada Ruang Kacang, Ruang Penemuan, Sungai dan air terjun yang terbuat dari cokelat. Dunia yang penuh dengan impian kanak-kanak. Apa ada yang lebih baik dari ini?

City of Ember

Setting City of Ember adalah gua bawah tanah besar yang dibuat oleh para pembangun. Mereka membuat kota ini setelah perang nuklir terjadi. Kota Ember memiliki toko, sekolah, alun-alun kota, toko, kantor pos, apa pun yang dimiliki oleh kota sesungguhnya.

Kota ini dapat hidup karena didukung oleh generator besar yang sayangnya sedang sekarat. Saat membaca buku ini saya dibawa ke dunia yang berbeda yang mungkin saja terjadi di masa depan saat bumi sekarat. Saya pikir berada di sebuah kota di bawah tanah pastilah akan menjadi pengalaman yang luar biasa.

Bagaimana dengan Anda? Punya daftar buku lain yang membuat Anda ingin tinggal di dalamnya? 🙂