Novel Dengan Plot Twist Wajib Baca

Tidak ada yang menyangka tragedi yang harus kita lalui sejak tahun 2020—Pandemi Covid-19. Peristiwa ini sangat tak terduga dan seolah-olah kita seperti sedang membaca halaman-halaman novel fiksi distopia atau science fiction yang penuh adegan action. Dan kita pun menantikan plot twistnya atau endingnya.

Jika Anda menyukai plot twist dalam fiksi, berikut adalah rekomendasi buku-buku populer yang akan membuat Anda terjaga dan bersiap-siap terkejut pada sebuah belokan mendadak di tengah jalan. Buku-buku ini dikemas dengan alur cerita yang cerdas juga narator yang tidak bisa dipercaya.

1. Gone Girl adalah buku bernada gelap yang tak terlupakan, mengikuti sifat karakter dan plotnya seperti naik rollercoaster. Buku ini adalah tentang pernikahan yang salah dan beracun. Kedua narator Nick dan Amy tidak dapat diandalkan. Gillian Flynn sangat cerdas dan mahir memikirkan bagaimana cerita tersebut harus berbelok mendadak. Pembaca bertanya-tanya bagaimana cerita ini akan berakhir dan meskipun saya memikirkan akhir versi saya sendiri tetapi ending yang dibuat oleh Gillian Flynn juga memuaskan. Pantas saja buku ini jadi pembicaraan di mana pun.

2. We Were Liars. Sepanjang novel, penulis E. Lockhart menciptakan ikatan antara pembaca dan Cadence—karakter utama karena keduanya sama-sama bingungnya dan berharap hal yang sebenarnya akan terungkap. Seluruh keluarga Cadence bertingkah aneh. Ada rahasia yang lebih gelap yang setengah mati disembunyikan.

Dan sebuah akhir yang mengejutkan, akan membuat kita kembali ke awal, membaca lagi narasi penulis yang terampil dan bertanya mengapa tidak mampu menebaknya? Plot twistnya benar-benar tak terduga dan saya tidak menemukan celah lubang plot di dalamnya.

3. Fight Club. Chuck Palahniuk adalah penulis yang berani mengambil alur cerita aneh, suram, keterlaluan dan meresahkan.Fight Club sendiri adalah salah satu cerita terbaik dengan humor kelam dan jika Anda memberinya kesempatan untuk membaca buku ini, setiap halamannya akan berharga.Karakternya tidak seperti biasanya, Chuck Palahniuk selalu berpikir di luar kotak dan dan begitu juga plot twistnya. Anda juga akan tercengang dengan akhirnya. Mungkin bertepuk tangan. Yeah saya melakukannya 🙂

4. The Girl on The Train. Saya tidak bisa meletakkan buku ini. Sejak awal, saya menganggap protagonisnya menjengkelkan dan geregetan dibuatnya. Namun terlepas bagaimana perasaan saya terhadap Rachel—sang protagonis, plotnya mencekam. Buku ini berhasil memelintir ceritanya, sebuah dunia yang gelap dan putus asa, bahkan plot paling cerdik pun tidak akan berhasil tanpa karakter yang menarik akan tetapi orang-orang yang kita temukan di The Girl on The Train penuh lika-liku namun indah. Jadi buku ini layak Anda baca.

5. All The Missing Girls

Plot buku ini cukup menarik. Megan Miranda, penulisnya memilih untuk menceritakannya secara backwards. Saya menyukai film Memento yang memiliki struktur plot yang mirip. Tidak bisa dibilang sekeren Memento akan tetapi plotnya bekerja. Meskipun sebagai penulis saya akan berpikir dua kali untuk menggunakan plot semacam ini karena dapat menurunkan tingkat urgensi dan keterlibatan pembaca dalam cerita, akan tetapi kemampuan Megan dalam menciptakan kaitan logis antar bab cukup berhasil dan plot twistnya masih berhasil menipu saya.

Buku mana yang menurut Anda paling berhasil menipu Anda? Well, selamat membaca 🙂

5 Novel Stephen King Terbaik

Stephen King adalah salah satu penulis yang mempunyai karya yang variatif dan jangkauan genre yang cukup luas. Meskipun tidak semua novelnya bekerja secara luar biasa, akan tetapi Stephen King jelas memiliki The Shining Moment. Dunia yang Stephen King bangun dalam novel-novelnya terasa nyata. Dan kemampuannya untuk memanfaatkan rasa takut yang paling mendasar adalah alasan mengapa para pecinta genre horor dan suspense mencari buku-bukunya.

Jujur saya bukan penggemar genre horor tapi untuk buku-buku Stephen King dan tentu saja Edgar Allan Poe saya bisa memberikan pengecualian. Bagi Anda yang ingin memulai membaca karya Stephen King berikut adalah buku-buku Mr. King pilihan saya sepanjang masa. Jika kebetulan Anda mempunyai novel Stephen King yang tidak ada dalam daftar ini, mungkin bisa dibagikan juga.

The Shinning

Menurut saya The Shining adalah salah satu novel Stephen King yang paling berhasil. Novel ini adalah drama keluarga. Jack Torrance yang merupakan kepala keluarga mendapat pekerjaan sebagai penjaga di Overlook Hotel. Dan semua kegilaannya dimulai kembali di sini.

Novel ini sangat baik dalam segi karakterisasi, hubungan keluarga dan dinamikanya. Ketakutan dan emosi yang lama terpendam dan tersembunyi ditarik keluar secara perlahan mulai dari kegelisahan yang ringan lalu bergerak ke atas sampai kepada teror yang dramatis dan kejam. Saya sangat merekomendasikannya untuk siapa pun yang mencari novel suspense dan horor klasik.

Pet Sematary

Stephen King rupanya tak akan kehabisan ide untuk menakuti pembacanya. Kali ini adalah ketakutan paling mendasar yaitu tentang kematian dan apa yang terjadi setelahnya. Ceritanya adalah tentang Louis Creed yang menerima pekerjaan sebagai pengelola pusat medis mahasiswa di sebuah universitas di Maine dan mengajak istri juga dua anaknya ke sebuah rumah di dekat hutan yang luas yang juga dekat jalan raya dengan truk yang melaju kencang setiap saat.

Teror dimulai dari sebuah keputusan yang didasari oleh keputusasaan. Ketika sejarah kuno memberikan jalan keluar akan tragedi hidup, maka tragedi lain akan mengikuti. Dibutuhkan banyak hal untuk mengganggu saya secara psikologis, dan pada gilirannya, buku ini benar-benar mengganggu saya. Stephen King menggali kesedihan dan menyingkapkannya kepada pembaca untuk memprosesnya sendiri. Sungguh kisah yang luar biasa dengan karakter dan plot yang menarik.

If It Bleeds

If It Bleeds adalah buku yang terdiri dari empat cerita yang berdiri sendiri. Semuanya digarap dengan baik, dan ada dua cerita yang benar-benar saya sukai di sini. Ada banyak ketakutan yang diciptakan oleh Stephen King, tetapi bahkan dalam bayang-bayang tergelap sekalipun ada secercah harapan yang menyala dalam cerita-cerita di If It Bleeds.

Yang membuat Stephen King cukup berbeda dengan penulis-penulis lain adalah di satu halaman dia bisa membuat Anda merinding, tapi di halaman lain Anda meneteskan air mata. Pengalaman yang campur aduk jika Anda membaca buku-bukunya. Dan tentu saja jangan lewatkan If It Bleeds untuk pengalaman itu.

11/22/63

Sebelum membaca buku ini saya merasa perlu mengingatkan bahwa ini buku yang sangat panjang (849 halaman). Novel ini adalah tentang mengubah masa lalu, mencegah kematian John F. Kennedy Presiden Amerika yang ditembak oleh Lee Harvey Oswald pada tanggal 22 November 1963. Jake Epping, Sang karakter merupakan sang penjelajah waktunya. Jake mempunyai kesempatan mengubah sejarah dan dia tidak hanya menjadikan John F. Kennedy sebagai misinya. Dia mempunyai beberapa agenda. Dan tentu saja semuanya itu mengandung konsekuensinya sendiri.

Buku ini merupakan hasil riset yang mendalam dan detail akan settingnya sangat mengesankan. Narasinya mengalir secara alami. Tidak ada horor di sini seperti novel-novel Stephen King yang lain. Jadi jika Anda menyukai fiksi sejarah dan buku yang panjang, 11/22/63 bisa menjadi pilihan.

Carrie

Saya menyukai ide novel ini. Carrie berkisah tentang seorang gadis yang memiliki kekuatan telekinetik, dia adalah seorang yang dikecewakan oleh semua orang disekelilingnya. Novel Carrie sendiri penuh dengan permasalahan remaja yang umum tapi menjadi menarik karena karakter Carrie itu sendiri. Novel ini adalah campuran dari fiksi ilmiah, kisah remaja dipadu dengan keluarga yang disfungsional. Carrie tidak akan memberi Anda mimpi buruk tetapi membacanya membuat Anda patah hati dan terkuras secara emosional.

Semoga daftar di atas bisa membantu Anda menentukan pilihan buku-buku Stephen King yang akan Anda baca. Selamat Membaca 🙂