Mengapa Saya Menulis?

Hai Writers, postingan berikut ini menjadi postingan ke 200! Benar-benar nggak terasa sudah ada 200 judul yang publish di website ini. Dan semoga membantu Writers semua. Untuk merayakannya, saya ingin sekali kita kembali kepada pertanyaan yang paling mendasar bagi kita semua yaitu: Mengapa Saya Menulis? Jawaban dari pertanyaan inilah yang akan memampukan kita untuk terus berkarya. Karena para penulis memiliki kesempatan tak terbatas untuk mengubah dunia melalui gagasan dan ide-ide mereka. Jadi untuk merayakannya, saya merangkaikan sepuluh kutipan dari para penulis hebat ini untuk kita semua. Selamat membaca dan selamat terus menulis tentunya 🙂

Orhan Pamuk 1Orhan Pamuk

Saya menulis karena saya punya dorongan batin untuk menulis! Saya menulis karena saya tak bisa melakukan pekerjaan normal seperti orang-orang lain.

Saya menulis karena saya ingin membaca buku-buku seperti buku-buku yang saya tulis. Saya menulis karena saya marah kepada Anda semua, marah kepada siapa pun. Saya menulis karena saya duduk di sebuah kamar sepanjang hari untuk menulis. Saya menulis karena saya ingin orang-orang lain, kita semua, seluruh dunia, mengetahui kehidupan seperti apa yang kami jalani, dan terus kami jalani, di Istanbul, di Turki. Saya menulis karena saya menyukai bau kertas, pena dan tinta. Saya menulis karena saya percaya pada sastra, pada yang lainnya. Saya menulis karena ia adalah kebiasaan, gairah. Saya menulis karena menyukai kejayaan dan kesenangan yang diwedarkan tulisan. Saya menulis untuk menjadi sendirian. Barangkali saya menulis karena saya berharap untuk mengerti mengapa saya begitu marah, sangat marah, kepada Anda sekalian, begitu marah, sangat marah, kepada semua orang.

Saya menulis karena saya ingin dibaca, saya menulis karena sekali saya menulis sebuah novel, atau  seraut esai, selembar halaman, saya selalu ingin menyelsaikannya. Saya menulis karena semua orang berharap saya menulis. Saya menulis karena saya mempunyai kepercayaan kekanakan kepada keabadian perpustakaan, dan dalam cara buku-buku saya tersusun di atas rak buku. Saya menulis karena sungguh menggembirakan mengubah seluruh keindahan dan kekayaan hidup ke dalam kata-kata saya menulis bukan untuk menceritakan sebuah kisah, melainkan menyusunnya. Saya menulis karena saya ingin melarikan diri dari nubuat bahwa ada sebuah tempat yang mesti saya kunjungi –bagai dalam mimpi—tapi saya tak bisa ke sana. Saya menulis karena saya tak pernah bisa bahagia. Saya menulis untuk bahagia.

Dikutip dari: Majalah Horison, Esai: Pidato Penerimaan Hadiah Nobel 2006: Kopor Ayah Saya, XLIX, No.12/2014, Desember 2014.

R.L Stine 1R.L Stine

Saya mulai menulis ketika saya berumur 9 tahun. Saya itu seperti anak aneh yang hanya akan tinggal di kamar, mengetik majalah-majalah lucu dan menggambar strip-strip komik.

Foto von Chuck PalahniukChuck Palahniuk

Itu sebabnya saya menulis, karena kehidupan tidak pernah berhasil kecuali dalam retrospeksi. Anda tidak dapat mengendalikan hidup, setidaknya Anda dapat mengendalikan versi Anda.

 

George Orwell 1George Orwell

Ketika saya duduk untuk menulis buku, saya tidak berkata pada diri sendiri, saya akan menghasilkan karya seni. Saya menulisnya karena ada kebohongan yang ingin saya ungkap, beberapa fakta di mana saya ingin itu menarik perhatian, dan kegelisahan saya sejak awal adalah agar dapat diperdengarkan.

 

Haruki Murakami at the Edinburgh international books festival in August.Haruki Murakami

Itulah mengapa saya menulis buku ini. Untuk berpikir. Untuk mengerti. Itu hanya kebetulan terjadi seperti cara saya membuatnya. Saya harus menuliskan segalanya untuk merasa kalau saya sepenuhnya memahaminya.

John Green 1John Green

Saya percaya pada harapan, dalam sesuatu yang disebut harapan radikal. Saya percaya ada harapan bagi kita semua, bahkan di tengah penderitaan. Dan mungkin, karena itulah saya menulis fiksi. Ini adalah usaha saya untuk menjaga rangsangan harapan radikal yang rapuh itu, untuk membuat api dalam kegelapan.

 

Paulo Coelho 1Paulo Coelho

Itulah mengapa saya menulis -untuk mencoba mengubah kesedihan menjadi kerinduan, kesendirian menjadi ingatan.

 

Margaret Atwood 1Margaret Atwood

Jawaban singkat untuk menjawab “Mengapa Anda menulis adalah Saya pikir saya menulis untuk beberapa alasan yang sama dengan alasan saya membaca: untuk menjalani kehidupan ganda; untuk pergi ke berbagai tempat yang belum saya kunjungi; untuk memeriksa kehidupan di bumi; untuk mengenal orang-orang dengan banyak cara, dan pada kedalaman, yang sebaliknya tidak mungkin; menjadi terkejut.

JK RowlingJ.K Rowling

Saya akan tetap menulis sampai saya tidak bisa menulis lagi. Ada dorongan yang kuat dalam diri saya. Saya mencintai menulis.

 

 

Gillian Flynn 1Gillian Flynn

Ada jutaan penulis berbakat yang tidak diterbitkan hanya karena mereka berhenti menulis ketika keadaan menjadi sulit.

 

Pram 1Pramoedya Ananta Toer

Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari.

 

 

 

 

Advertisements