5 Cara Menulis Cerita Detektif

Dalam postingan sebelumnya saya menulis tentang 5 elemen dalam cerita detektif. Bagi Anda pecinta genre ini, saya paham sekali alasannya. Karena saya termasuk pembaca genre ini. Ngefans banget dengan Sherlock Holmes 🙂

Misteri, petunjuk, penjahat yang cerdas, juga protagonis yang unik membuat kita terpesona dengan cerita-cerita detektif. Nah untuk para Writers di mana pun berada, jika Anda tertantang untuk mencoba genre ini, lets take a look tips menulis cerita detektif berikut ini:

1. Memberikan motivasi pada karakter Anda.

Berikan motivasi terhadap karakter Anda dan itu termasuk pelaku kejahatan dalam cerita Anda. Motif adalah hal yang paling dicari dari sebuah kejahatan. Motif juga dapat mengarahkan polisi atau detektif kepada tersangka yang tepat. Jadi motivasi sangat diperlukan. Mengapa pembunuh tersebut membunuh? Mengapa dia menipu? atau Mengapa dia menculik? Sekalipun Anda menuliskan seorang pembunuh berantai dia pasti memiliki latar belakang mengapa terobsesi melakukan kejahatan tersebut.

2. Mempelajari tentang pekerjaan detektif

Pembaca ingin merasa tenggelam dalam dunia kisah detektif Anda — apakah itu tentang dunia hukum atau situasi lingkungan kerja detektif tersebut. Itulah mengapa riset sangat penting untuk mendapatkan detail-detail yang tepat saat menulis genre ini agar plot Anda dapat dipercaya dan Anda tetap menjaga perhatian pembaca.

Lakukan riset untuk mengetahui bagaimana melakukan investigasi, mewawancarai saksi dan peran forensik yang akan dimainkan di crime scene Anda, agar tulisan Anda akurat dan dapat dipercaya.

sherlock holmes3. Membaca cerita detektif.

Membaca banyak fiksi detektif dan mempelajari bagaimana plot cerita-cerita tersebut mengalir, memperhatikan bagaimana penulis mengeluarkan petunjuk secara bertahap. Proses ini dapat langsung memberikan Anda gambaran dan membantu Anda mengembangkan ide Anda.

4. Jangan membuatnya terlalu mudah. Para penggemar genre fiksi detektif adalah mereka yang menyukai misteri yang bagus, jadi jangan memberikan kejahatan yang terlalu mudah untuk dipecahkan, mereka akan bosan dan mungkin akan menutup buku Anda. Percayalah pada kemampuan pembaca Anda untuk deduksi logis dan jangan memberi terlalu banyak, membuat mereka menebak dan mengejutkan mereka.

5. Akhir yang tidak mengecewakan.

Sebagai pembaca saya tahu rasanya mendapatkan ending yang mengecewakan. Ketika jawaban dari seluruh misteri novel tidak sesuai dengan ekspektasi, menjadi anti klimaks atau menyelesaikannya dengan tiba-tiba, dengan usaha yang sedikit atau tanpa usaha dari karakter sama sekali, ini bisa menjadi hal yang sangat mengecewakan pembaca. Jadi jangan sia-siakan usaha Anda dalam membangun plot dengan penyelesaian yang gagal.

Hal terbaik tentang menulis fiksi detektif adalah bahwa sebagai penulis Anda hampir menjadi detektif itu sendiri. Setelah perencanaan yang cermat selama puluhan bahkan ratusan jam, Anda sendirilah yang berada dalam penyelidikan. Sangat menyenangkan dan menantang kan? 🙂

10 Cara untuk Meningkatkan Skill Menulis Anda

Menulis bagi banyak orang memang menakutkan, tapi berita baiknya adalah bahwa menulis tidak harus menyakitkan, dan semua orang dapat meningkatkan keterampilan menulis mereka dengan sedikit disiplin dan kemauan untuk belajar. Ingin menjadi penulis yang lebih baik? Berikut adalah 10 cara Anda dapat mulai meningkatkan skill menulis Anda:

1. Kembali ke dasar

Sebelum Anda dapat mulai menulis konten yang luar biasa, Anda membutuhkan setidaknya dasar-dasar penulisan. Dasar-dasar penulisan seperti ejaan, tata bahasa, struktur kalimat, dan lain sebagainya. Tulisan kita akan dibaca oleh banyak orang karena itu kalimat-kalimat yang kita tuliskan haruslah dapat dimengerti dengan baik.

2. Membaca

Membaca secara teratur adalah cara mudah untuk mengembangkan keterampilan menulis Anda. Membaca bukan hanya memperluas wawasan, tetapi juga mengembangkan kosa kata Anda, menginspirasi, mempelajari struktur kalimat, dan masih banyak lagi. Cobalah atur waktu Anda untuk membaca dengan teratur, percayalah manfaatnya akan terasa.

3. Menulis

Practice makes perfect, tak terkecuali dengan menulis. Saya menyakini bahwa tidak ada jalan pintas dalam menulis, Anda harus menulis, dan menulis, dan terus menulis. Jika Anda ingin meningkatkan keterampilan menulis Anda, menulis secara teratur tidak hanya akan mengurangi ketakutan Anda pada layar monitor laptop Anda yang kosong, itu juga akan membantu Anda mengembangkan gaya yang unik. Jadi, bahkan jika tidak ada yang membacanya, tetaplah menulis. Latihan selalu baik untuk diri Anda.

book 14. Melakukan riset

Riset memang membutuhkan waktu dan energi yang lebih. Tapi riset akan membuat tulisan Anda berbeda dan bisa dipercaya. Meskipun kita menulis sebuah fiksi bukan berarti semua yang ada di dalam tulisan kita adalah karangan dan imajinasi saja. Untuk membuat serial televisi bergenre crime penulis script holywood akan berkonsultasi dengan ahli forensic supaya tidak ada yang salah dalam penciptaan sebuah crime scene. Tentu karena Holywood punya sumber daya lebih banyak daripada kita jadi mereka sanggup membayar para ahli, tapi prinsipnya adalah kita bisa mencari sumber lain dari studi pustaka, film, interview, dan lain sebagainya. Riset juga dapat menginsipirasi kita, mengembangkan plot dan membuat detail informasi untuk karakter dan setting.

5. Mengedit Pekerjaan Anda

Jika sudah menulis secara teratur dan Anda merasa lebih percaya diri dengan tulisan Anda, itu artinya Anda akan menjadi kritik bagi diri Anda sendiri. Dalam hal ini adalah editing. Editing dapat membantu dan meningkatkan efisiensi tulisan Anda. Memastikan ada logika yang baik dalam cerita.  Memberitahu Anda jika ada yang tidak masuk akal. Mengedit sangatlah vital bagi penulis. Karena itu untuk meningkatkan skill menulis Anda, Anda harus terjun dalam pengeditan. Menjadi kritikus paling keras bagi diri Anda sendiri. Tangguh pada diri sendiri dan tahu kapan harus menghapus atau mengerjakan ulang sesuatu. Hasilnya, tulisan Anda akan jauh lebih kuat.

6. Membuat outline atau kerangka

Outline atau kerangka tidak harus rumit. Kerangka kerja sederhana saja tentang bagian mana harus muncul dalam urutan tertentu, bersama dengan beberapa kalimat tentang apa yang berisi setiap bagian, itu mungkin sudah cukup. Jika Anda berada di tengah-tengah proyek buku dan Anda tidak bergerak ke mana-mana, itu mungkin karena Anda tidak memiliki outline. Buatlah sebuah kerangka setidaknya dalam poin-poin, itu akan membuat menulis lebih mudah. Ketika Anda duduk untuk bekerja, Anda tahu persis bagian mana dari buku Anda yang harus diselesaikan. Ini juga akan meningkatkan kemampuan Anda dalam mengolah ide dan merencanakan struktur plot.

girl 17. Masukkan kepribadian Anda ke dalam tulisan Anda

Membiarkan kepribadian Anda bersinar adalah cara terbaik untuk mengembangkan gaya penulisan. Gunakan frasa dan slang yang biasa Anda gunakan tentu jika Anda membutuhkannya. Jika menurut Anda relevan, Anda juga bisa menuliskan humor.

Dalam segala hal kecuali jika Anda memang harus menulis dengan formal, jadilah diri Anda sendiri ketika Anda menulis.

8. Kata-kata sederhana

Kesalahan umum yang sering dilakukan penulis termasuk saya tentu saja adalah menulis kalimat yang terlalu rumit untuk mengesankan pembaca. Baik sekali jika Anda memiliki kosakata yang kaya tapi menuliskan fancy words ke dalam tulisan Anda dalam upaya terdengar keren seringkali justru berlebihan dan tidak akan bekerja dengan baik. Tapi jika tulisan Anda memang puitis tidak masalah, intinya adalah menjaga bahasa Anda tetap sederhana adalah lebih baik.

9. Membaca dengan bersuara

Membaca tulisan Anda dengan keras dapat membantu untuk mengetahui apakah cerita Anda mengalir dengan lancar, apakah ada kalimat yang terdengar janggal, monoton, tidak pas dan sebagainya. Anda mungkin menemukan kalimat yang terlalu rumit yang perlu ditulis ulang. Saya selalu merekomendasikan membaca pekerjaan Anda dengan bersuara.

10. Selesaikan lebih dulu

Anda harus meluangkan waktu untuk menulis sebaik mungkin, mengoreksi dan mengedit karya Anda secara menyeluruh dan memastikan bahwa karya Anda mengalir secara logis dari satu titik ke titik berikutnya. Namun, ini tidak berarti Anda harus menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk menulis dan mengeditnya. Anda akan memiliki waktu untuk itu. Ketika Anda menjadi lebih percaya diri, bagian “menulis” dari penulisan akan menjadi lebih mudah dan lebih cepat, tetapi jangan pernah melupakan fakta bahwa target waktu dan penyelesaian.

Saya harap Anda tips ini dapat berguna. Selamat menulis 🙂