4 Cara Efektif Mengoreksi (proofreading) Tulisan Anda

Langkah terakhir dalam proses editing adalah memastikan tulisan Anda bebas dari kesalahan. Sebagai penulis sangatlah penting jika Anda memahami bagaimana mengoreksi tulisan atau lebih sering dikenal dengan proses proofreading.

Proofreading adalah bagian dari proses pengeditan yaitu dengan membaca kembali tulisan Anda untuk menemukan kesalahan seperti kesalahan ketik, tata bahasa, dan kata-kata yang hilang. Proofreading dilakukan untuk tahap akhir dari draft tulisan Anda.

Tips proofreading berikut dapat membantu Anda memastikan dan menemukan semua kesalahan dalam draft terakhir Anda:

1. Mengedit dalam bentuk hard copy. Jika Anda terlalu lama melihat layar komputer dalam mengedit, maka kemungkinannya Anda akan melewatkan kesalahan ejaan, tanda baca, dll. Mengedit dari hard copy atau bentuk cetak adalah teknik proofreading yang memungkinkan Anda melihat berbagai kesalahan ejaan dan tanda baca yang tidak Anda sadari sebelumya. Bentuk cetak lebih meringankan mata sehingga membuatnya lebih mudah untuk menemukan kesalahan.

2. Memperhatikan kesalahan tanda baca. Selain kesalahan ejaan, Anda juga harus memperhatikan tanda baca seperti tanda kutip, koma, dan lain sebagainya yang mungkin hilang, atau salah tempat.

mic 13. Membaca dengan bersuara. Saya sering memasukkan poin ini dalam editing. Proses ini membantu saya untuk menemukan pilihan kata yang salah atau tidak cocok, juga dapat memperbaiki struktur kalimat. Dengan mendengarkan kata-kata saya sendiri, itu dapat memberikan saya pandangan yang baru.

4. Mengambil waktu istirahat. Menjauh dari tulisan Anda untuk sementara dan kembali lagi nanti dengan mata dan pikiran yang segar dapat meningkatkan kemampuan Anda untuk menemukan kesalahan pengejaan dan berbagai kesalahan lainnya.

5 Kesalahan yang Harus dihindari Dalam Menulis Dialog

Ketika menulis dialog saya berpikir tentang apa yang ingin karakter saya katakan, dan kemudian saya bertanya apa yang akan menjadi kata terakhir yang akan saling dipertukarkan dengan karakter lain. Kata-kata terakhir tersebutlah yang akan memberikan petunjuk baru, masalah baru, tindakan baru, dan menciptakan perasaan yang baru mengantarkan kehalaman berikutnya dan seterusnya sehingga pembaca hanyut dan masuk ke dalam cerita. Mengingat pentingnya dialog dalam fiksi maka postingan ini saya harapkan dapat membantu Anda agar dapat menghindari kesalahan-kesalahan dalam penulisannya.

1. Suara yang sama

Pastikan setiap karakter yang Anda ciptakan memiliki suara yang berbeda. Mereka harus memiliki cara dan gaya bicara berbeda satu sama lain dan mungkin juga kosa kata yang unik. Setiap karakter seharusnya memang berbicara dengan cara yang berbeda.

2. Dialog yang kaku

Dialog Anda mungkin tidak terdengar alami. Untuk memperbaikinya bacalah dengan keras dan lihatlah apakah itu terdengar seperti sesuatu yang akan dikatakan karakter Anda. Jika tidak Anda bisa memperbaikinya.

christin-hume-610U5teI5B4-unsplash3. Obrolan ringan

Dialog yang ada hanya untuk โ€˜mengisiโ€™ kekosongan dan tidak memajukan plot dan tidak memberikan pemahaman tentang karakter sebaiknya dibuang. Saya tahu itu menyakitkan dan bagi saya pribadi seringkali saya begitu mencintai adegan dan dialog tersebut karena berbagai alasan: lucu, manis, penuh warna, tapi kita membutuhkan dialog untuk melakukan bagiannya dalam cerita. ๐Ÿ™‚

4. Eksposisi

Memaparkan cerita dalam dialog adalah jalan keluar yang mudah. Jika itu satu-satunya jalan cobalah lakukan sesingkat mungkin atau pecah ke dalam beberapa bagian. Namun di atas segalanya hindari menuliskan eksposisi yang panjang sebisa mungkin.

5. Dialog Tag yang Terlupakan

Penting untuk mengetahui siapa yang berbicara dalam dialog yang Anda tulis. Jika pembaca berhenti karena dia tidak bisa membedakan karakter mana yang berbicara, Anda perlu memasukkan dialog tag, tapi juga jangan berlebihan. Pada waktu editing Anda bisa memasukkan poin ini dalam proses agar tidak lupa.

Menulis dialog bukan hal yang mudah, dan dalam menulis tidak ada yang instan, semoga tips di atas bisa membantu. Tetap semangat menulis Writers ๐Ÿ™‚