Serial Netflix Terbaik

Dengan adanya media streaming seperti Netflix, para penggemar film dan TV seri bisa mendapatkan begitu banyak pilihan. Serial original Netflix cukup populer karena genre yang mereka berikan sangat variatif. Karena itu saya memberikan beberapa daftar serial Netflix terbaik yang mungkin bisa jadi rekomendasi untuk Anda.

The Crown

the crown 2The Crown menggali kisah-kisah pribadi keluarga Kerajaan Inggris, Ratu Elizabeth II—Nenek Pangeran William, saat dinobatkan. Serial Netflix termahal ini tidak hanya memperlihatkan bagaimana glamornya menjadi anggota Kerajaan Inggris, tapi juga bagaimana Ratu Elizabeth II harus beralih posisi dari seorang putri Raja menjadi seorang Ratu yang memegang kendali kekuasaan Inggris di banyak wilayah jajahan.

Aktris berbakat Claire Foy mampu membawa kita melihat lebih dalam bagaimana Sang Ratu menghadapi konflik keluarga, politik dan protokoler yang kaku. Semuanya membuat kita melihat sisi lain dari sebuah monarki. Elizabeth II, Ratu muda, miskin pengalaman dan pendidikan harus berhadapan dengan pahlawan perang dunia Winston Churchill yang diperankan dengan sempurna oleh John Lithgow. Yang paling saya sukai adalah bagaimana saya melihat arogansi Winston Churchill, mempertahankan karirnya dengan cara apa pun, ketakutannya akan masa tua dan pensiun.

Ratu juga berhadapan langsung dengan tantangan modernisme dan periode pasca kolonialisme bagi Kerajaan Inggris. Belum lagi hubungannya dengan Sang suami, Pangeran Philip yang sangat dieksplorasi. Jika Anda menyukai drama politik dan keluarga juga sejarah, Anda pasti menyukai The Crown.

Daredevil

Daredevil 2Dari semua serial superhero Marvel yang diproduksi Netflix, saya mengikuti serial Daredevil. Daredevil memberi para penggemar Marvel cerita superhero yang lebih manusiawi, dengan pengambilan gambar yang gelap dan mengejutkan.

Karakter-karakternya kompleks, sisi abu-abu antara pahlawan dan penjahat digali dengan cermat dan garis tipis di antara keduanya. Daredevil adalah kombinasi script yang kuat, akting dari Charlie Cox, dkk yang hebat, juga penyutradaraan yang mumpuni, saya pikir Daredevil adalah serial superhero terbaik di televisi yang pernah saya tonton 🙂

Stranger Things

Stranger Things 1Stranger Things adalah serial Science Fiction dengan setting 80-an, mengangkat misteri mahkluk aneh ‘alien’ dan konspirasi pemerintah, efek yang mengesankan, mengingatkan kita pada serial X-Files yang hype di tahun 90 an. Setiap episode mempunyai laju alur yang pas tapi juga cukup memberi keleluasaan bagi setiap karakternya. Ada delapan episode di musim pertama, ini jelas memberitahu saya bahwa serial ini mengerti benar bahwa kualitas lebih penting daripada kuantitas episode.

Saya tidak pernah sangat terkesan dengan akting Winona Ryder sampai dia berperan di sini. Her best performance ever! Setiap episodenya mempunyai misteri yang kuat. Sebagai penonton kita diberikan jawaban yang cukup memuaskan, tapi tetap meninggalkan misteri yang menggelitik rasa penasaran untuk musim berikutnya. Jadi kalau Anda ingin merasakan nostalgia yang menakjubkan, ngefans dengan X-Files, menyukai genre petualangan, persahabatan dan science fiction, tidak ada salahnya menonton Stranger Things.

Bagaimana? Sudah tahu bakal nonton apa weekend mendatang? 😉

 

Nonton Europe On Screen 2017

Movie lovers yang bosan dengan tema dan karakterisasi Hollywood pasti seneng banget menyambut Europe On Screen kali ini. Pemutaran film yang diadakan dari tanggal 5 Mei- 14 Mei 2017 ini sukses membuat saya lari-larian untuk mengejar jadwal screeningnya 😉 Sampai agak kesel dengan ojek online yang nggak tahu Goethe Institute di mana, padahal saya udah panik wa-wa an dengan teman, dia bilang semua orang sudah masuk ke dalam auditorium dan saya sambil deg-degan berharap tiket masih ada, maklum di acara ini tiket nggak boleh diwakilkan.

photo(2)

@ Goethe Haus

Tapi kalau ada kemauan pasti ada jalan ya Movie Lovers, meski nggak tahu jalan driver ojek onlinenya berusaha banget dan nggak enak banget kalau saya sampai terlambat. Makasih ya Mas 🙂

Nah berikut adalah beberapa film yang bisa saya rekomendasikan untuk Anda tonton. Tapi dengan catatan bahwa banyak sekali film yang tidak sempat saya tonton karena jadwal, mungkin film-film berikut bisa jadi referensi buat Anda di kemudian hari:

1. Toni Erdmann

Toni ErdmannFilm besutan Maren Ade ini, dijamin bakal membuat perut Anda dikocok-kocok, alias lucu banget! Auditorium Goethe Haus penuh dengan tawa terbahak-bahak! Film ini bercerita tentang hubungan ayah dan putrinya yang renggang. Sang Ayah ingin sekali membangun hubungan dengan putrinya yang sukses, kaku juga sebal dengannya. Oh iya Maren Ade adalah orang Jerman bukan orang Indonesia ya, ada seorang penonton di sebelah teman saya, bilang Maren Ade orang Indonesia karena ada nama Adenya 😉 Bagi saya pesan film ini sangat menyentuh, tentang usaha seorang ayah mendapatkan kembali penghargaan dari putrinya, dan bagaimana putrinya mau menghargai tindakan kecil dari sang ayah.

2. Elle

Elle PosterFilm yang mendapatkan nominasi Oscar 2017 untuk pemeran wanita terbaik ini twisted. Mungkin kalau mau dibandingkan, Elle bisa disandingkan dengan Gone Girl untuk heroinenya. Di Gone Girl kita mencintai Amy Dunne meskipun dia adalah psikopat sejati. Sementara Michéle Leblanc yang diperankan Isabelle Huppert mempunyai latar belakang yang lebih kelam daripada Amy Dunne. Sutradaranya Paul Verhoeven membuat kamera terus mengikuti Michéle ke mana pun seperti kekasih dan juga penguntit. Film bergenre crime dan drama ini sukses mempesona kami para penonton. Anda tidak akan dapat menebak akhirnya. Menonton Elle itu seperti berada di tempat tinggi dengan oksigen yang tipis. Suspensenya sangat kental.

3. Look Who’s Back (Er Ist Wieder Da)

Look Who's BackFilm ini jelas sangat menarik sekali, Movie Lovers. Film yang diadaptasi dari novel karya Timur Vermes ini mampu mengemas komedi, satir juga sosial politik dengan sangat apik. Ceritanya adalah Adolf Hitler yang sedang bersembunyi di bunkernya sebelum menembak dirinya pada tahun 1945 tiba-tiba terlempar ke tahun 2014. Dan ketika dia menyadari bahwa dia berada di masa depan, dia harus membuat Jerman Great Again.

Tapi tidak ada satu pun yang percaya bahwa dirinya benar-benar Adolf Hitler. Seorang pegawai televisi yang dipecat dan bercita-cita sebagai filmmaker menemukannya, dan mempunyai satu ide. Dia membawa Hitler berkeliling di berbagai kota-kota di Jerman. Bukannya ditakuti, masyarakat luas malah menganggapnya sebagai kelucuan dan tak ketinggalan untuk selfie bareng. Jadilah ‘Adolf Hitler asli’ ini menjadi sensasi sosial media.

Yang membuat saya terpukau adalah akting dari Oliver Masucci, pemeran Hitler. Oliver mampu menggambarkan sosok Hitler dari gaya bicara, bahasa tubuhnya dan tatapannya yang dapat menggelisahkan banyak orang. Namun juga mampu memberikan gelak tawa pada penonton. Auditorium Goethe Haus tempat saya menonton sampai penuh sesak, banyak orang bahkan duduk di tangga-tangga, dan kami tertawa terbahak-bahak! Film yang keren, menurut saya.

Oh iya sebagai catatan, kalau film-film ini tanpa sensor jadi kebijaksanaan dalam menontonnya diperlukan.  Tapi bukan berarti semua film yang di screening tidak ada yang untuk semua umur, karena ada juga film dokumenter dan juga film-film animasi. Tertarik? Sampai bertemu di Europe on screen tahun depan kalau begitu!