5 Novel Stephen King Terbaik

Stephen King adalah salah satu penulis yang mempunyai karya yang variatif dan jangkauan genre yang cukup luas. Meskipun tidak semua novelnya bekerja secara luar biasa, akan tetapi Stephen King jelas memiliki The Shining Moment. Dunia yang Stephen King bangun dalam novel-novelnya terasa nyata. Dan kemampuannya untuk memanfaatkan rasa takut yang paling mendasar adalah alasan mengapa para pecinta genre horor dan suspense mencari buku-bukunya.

Jujur saya bukan penggemar genre horor tapi untuk buku-buku Stephen King dan tentu saja Edgar Allan Poe saya bisa memberikan pengecualian. Bagi Anda yang ingin memulai membaca karya Stephen King berikut adalah buku-buku Mr. King pilihan saya sepanjang masa. Jika kebetulan Anda mempunyai novel Stephen King yang tidak ada dalam daftar ini, mungkin bisa dibagikan juga.

The Shinning

Menurut saya The Shining adalah salah satu novel Stephen King yang paling berhasil. Novel ini adalah drama keluarga. Jack Torrance yang merupakan kepala keluarga mendapat pekerjaan sebagai penjaga di Overlook Hotel. Dan semua kegilaannya dimulai kembali di sini.

Novel ini sangat baik dalam segi karakterisasi, hubungan keluarga dan dinamikanya. Ketakutan dan emosi yang lama terpendam dan tersembunyi ditarik keluar secara perlahan mulai dari kegelisahan yang ringan lalu bergerak ke atas sampai kepada teror yang dramatis dan kejam. Saya sangat merekomendasikannya untuk siapa pun yang mencari novel suspense dan horor klasik.

Pet Sematary

Stephen King rupanya tak akan kehabisan ide untuk menakuti pembacanya. Kali ini adalah ketakutan paling mendasar yaitu tentang kematian dan apa yang terjadi setelahnya. Ceritanya adalah tentang Louis Creed yang menerima pekerjaan sebagai pengelola pusat medis mahasiswa di sebuah universitas di Maine dan mengajak istri juga dua anaknya ke sebuah rumah di dekat hutan yang luas yang juga dekat jalan raya dengan truk yang melaju kencang setiap saat.

Teror dimulai dari sebuah keputusan yang didasari oleh keputusasaan. Ketika sejarah kuno memberikan jalan keluar akan tragedi hidup, maka tragedi lain akan mengikuti. Dibutuhkan banyak hal untuk mengganggu saya secara psikologis, dan pada gilirannya, buku ini benar-benar mengganggu saya. Stephen King menggali kesedihan dan menyingkapkannya kepada pembaca untuk memprosesnya sendiri. Sungguh kisah yang luar biasa dengan karakter dan plot yang menarik.

If It Bleeds

If It Bleeds adalah buku yang terdiri dari empat cerita yang berdiri sendiri. Semuanya digarap dengan baik, dan ada dua cerita yang benar-benar saya sukai di sini. Ada banyak ketakutan yang diciptakan oleh Stephen King, tetapi bahkan dalam bayang-bayang tergelap sekalipun ada secercah harapan yang menyala dalam cerita-cerita di If It Bleeds.

Yang membuat Stephen King cukup berbeda dengan penulis-penulis lain adalah di satu halaman dia bisa membuat Anda merinding, tapi di halaman lain Anda meneteskan air mata. Pengalaman yang campur aduk jika Anda membaca buku-bukunya. Dan tentu saja jangan lewatkan If It Bleeds untuk pengalaman itu.

11/22/63

Sebelum membaca buku ini saya merasa perlu mengingatkan bahwa ini buku yang sangat panjang (849 halaman). Novel ini adalah tentang mengubah masa lalu, mencegah kematian John F. Kennedy Presiden Amerika yang ditembak oleh Lee Harvey Oswald pada tanggal 22 November 1963. Jake Epping, Sang karakter merupakan sang penjelajah waktunya. Jake mempunyai kesempatan mengubah sejarah dan dia tidak hanya menjadikan John F. Kennedy sebagai misinya. Dia mempunyai beberapa agenda. Dan tentu saja semuanya itu mengandung konsekuensinya sendiri.

Buku ini merupakan hasil riset yang mendalam dan detail akan settingnya sangat mengesankan. Narasinya mengalir secara alami. Tidak ada horor di sini seperti novel-novel Stephen King yang lain. Jadi jika Anda menyukai fiksi sejarah dan buku yang panjang, 11/22/63 bisa menjadi pilihan.

Carrie

Saya menyukai ide novel ini. Carrie berkisah tentang seorang gadis yang memiliki kekuatan telekinetik, dia adalah seorang yang dikecewakan oleh semua orang disekelilingnya. Novel Carrie sendiri penuh dengan permasalahan remaja yang umum tapi menjadi menarik karena karakter Carrie itu sendiri. Novel ini adalah campuran dari fiksi ilmiah, kisah remaja dipadu dengan keluarga yang disfungsional. Carrie tidak akan memberi Anda mimpi buruk tetapi membacanya membuat Anda patah hati dan terkuras secara emosional.

Semoga daftar di atas bisa membantu Anda menentukan pilihan buku-buku Stephen King yang akan Anda baca. Selamat Membaca 🙂

My Top 5 Movies

Secara pribadi, film bagi saya bukan hanya sekedar media hiburan. Saya ingat, bagaimana dokumenter Grey Gardens menyentuh hati saya, membuat saya bertanya-tanya mengapa kehidupan seseorang bisa menjadi begitu jungkir balik? Atau film Se7en yang membuat saya terus ingin menulis cerita thriller dan detektif.

Film menggerakkan saya, membuat efek dalam kehidupan saya dan menginspirasi saya untuk berkarya. Dan saya tahu bahwa saya tidak sendirian, Anda juga pasti merasa seperti itu, karena itu saya menulis top five movies dalam daftar saya, untuk mengingat betapa film telah menyentuh banyak aspek dalam kehidupan kita.

In the mood for love 2In the mood for love

Film ini adalah tentang pengkhianatan, kehilangan. Tentang kisah cinta yang menghancurkan hati. Berawal dari Sang Hero dan Heroine yang menemukan pasangan masing-masing mereka berselingkuh satu sama lain. Karena bertetangga, mereka menjadi dekat dan mencoba mengisi rasa sakit akan pengkhianatan pasangan mereka satu sama lain. Wong Kar Wai, sang sutradara menggambarkan In The Mood For Love dengan warna-warna dan cahaya yang panas, sumpek, dan lembab.

Kamera mengintip di ambang pintu, menyusuri jalan setapak, melalui jendela, seolah-olah memata-matai kedua protagonis saat mereka mencari penghiburan di tengah kesepian yang paradoks di kota yang ramai, salah satu kelebihan dari Wong Kar Wai. Terikat oleh sikap moral, kedua protagonis tidak ingin seperti kedua pasangan mereka. Film ini bukan film yang cengeng yang membuat Anda tersedu-sedu, tapi film ini melakukan lebih dari itu, membawa Anda pada suasana melankolis yang brutal, tentang cinta yang datang mungkin di saat yang salah. Tentang kesempatan yang terlewatkan. Tentang mimpi akan cinta yang cantik.

Dance Pulp FictionPulp Fiction

Passion Quentin Tarantino, Sutradara Pulp Fiction dalam storytelling memungkinkan karakter-karakter yang paling keterlaluan sekalipun dapat mengungkapkan perasaan mereka dalam kata-kata yang puitis dan filosofis, contohnya: Just because you are a character doesn’t mean you have character. 

Pulp fiction membuktikan bahwa Tarantino adalah sutradara ideal untuk menggarap ritme verbal dan permainan yang jahat. Selain dialog dan karakter, Pulp Fiction terkenal dengan musiknya yang pas dan ajaib. Pulp Fiction membawa John Travolta kembali menari, di sini dengan lagu Chuck Berry, “You never can tell,” sulit melupakan adegan dansanya yang kali ini dengan Uma Thurman. Setiap aktor juga berada di puncak akting mereka. Samuel L Jackson, John Travolta, Bruce Willis, Uma Thurman. Jika itu tidak cukup membuat Anda menonton Pulp Fiction, saya tidak tahu apa lagi 🙂

ElleElle

Film yang mendapatkan nominasi Oscar 2017 untuk pemeran wanita terbaik ini memiliki twist ending. Mungkin kalau mau dibandingkan, Elle bisa disandingkan dengan Gone Girl untuk heroinenya. Di Gone Girl kita mencintai Amy Dunne meskipun dia adalah psikopat sejati. Sementara Michéle Leblanc yang diperankan Isabelle Huppert mempunyai latar belakang yang lebih kelam daripada Amy Dunne. Sang sutradara, Paul Verhoeven membuat kamera terus mengikuti Michéle ke mana pun seperti penguntit. Film bergenre crime dan drama ini sukses mempesona saya. Anda tidak akan dapat menebak akhirnya. Menonton Elle seperti berada di tempat tinggi dengan oksigen tipis. Suspensenya sangat kental.

Meski banyak yang berkata film ini penuh kontroversi karena adegan kekerasan dan gelapnya tone film tersebut, saya melihat Elle adalah sebuah film tentang balas dendam perempuan yang cukup kuat tapi juga masih dapat dipercaya. Isabelle Huppert sendiri sang pemeran Elle tampil sangat fenomenal. Dia memainkan perannya dengan sempurna. Saya pribadi percaya dia pantas menjadi aktris terbaik Oscar.

Mustang 1Mustang

Film Turki yang mendapat sambutan dari para kritikus di Festival Film Cannes ini, sungguh menyentuh saya. Film yang bercerita tentang lima wanita muda yang cantik dipenjara di rumah mereka sendiri, dilarang oleh para orang tua yang ada di sekeliling mereka. Mustang mampu memberikan sisi gelap, mencengkeram Anda dengan perasaan melankolis yang menghantui, serta meningkatnya perasaan akan urgensi dan kemarahan dengan subyek perempuan, dan kritik, juga sekaligus memberi harapan kepada penonton. Deniz Gamze Ergüven, sang sutradara memilih aktor-aktor non profesional untuk memainkan kelima wanita muda, berhasil menambahkan unsur keaslian film ini.

Se7en

SevenPada dasarnya saya ngefans dengan banyak film besutan David Fincher. Tapi Se7en adalah filmnya yang sangat berhasil menjadi salah satu thriller yang gelap, mengerikan tapi juga cerdas. Begitu detail dalam konstruksi per adegannya sehingga mampu memberikan kepada penonton sebuah kejahatan yang mengganggu dan akhir yang terasa seperti kemenangan tapi sebuah kemenangan yang hampa.

Se7en begitu sederhana tapi juga kompleks pada saat yang bersamaan. Tentang seorang penjahat yang dikejar oleh dua detektif, tentang pahlawan dan pembunuh berantai, begitu sederhana tapi jika kita melihat secara keseluruhannya, itu adalah sebuah permainan yang berjalan di bawah kendali sang pembunuh. Dan betapa David Fincher mampu merepresentasikannya dalam setting, gambar, mood, akting, dan semuanya dalam satu kesatuan yang brilian!

Dan sebelum menutup postingan ini, I would like to give some honorable mentions from my dear Cinephile friends for their top five movies:

Lentya (The I go to person when I need some insight about movies and TV series, a movie freak who can’t live without books and Starbucks 😛 )

  1. Elle (France)
  2. La Dolce Vita (Italy) –Life is beautiful
  3. Let The Right One In (Sweden)
  4. The Lunch Box (India)
  5. Neoneun Nae Unmyeong (Korea) –You are my sunshine

Dean (My producer who always trust my talents when others don’t hehe…)

  1. The Sound of Music (USA)
  2. Grease (USA)
  3. Crash (USA)
  4. Mary Poppins (USA)
  5. Love Me If You Dare (France)

Satish (Director who someday is going to direct movie adaptations of my books 😉 )

  1. Goodfellas (USA)
  2. Godfather (USA)
  3. Her (USA)
  4. Fight Club (USA)
  5. Princess Mononoke (Japan)

Untuk Anda semua selamat menonton! 🙂