10 Tips dan Trik untuk Membaca Lebih banyak

Berapa banyak buku yang Anda baca per tahun? Kemungkinannya, tidak sebanyak yang Anda inginkan. Sering sekali saya mendengar banyak orang ingin membaca tapi mereka selalu beralasan tidak punyak waktu. Padahal mereka mampu mengupdate sosial media puluhan kali dalam sehari.

Jika Anda ingin menyaksikan perkembangan diri Anda dengan pesat, maka membaca adalah salah satu kendaraannya. 

Berikut adalah tips dan trik yang berhasil saya lakukan untuk menyiasati mulai dari budget juga waktu yang terbatas dalam membaca lebih banyak lagi. Dan lagi. Semoga bisa memberi semangat bagi kita semua untuk terus membaca ya:

book and bag1. Membawa buku ke mana-mana.

Akan selalu ada kesempatan untuk membaca. Mungkin saat mengantri di supermarket, bank, di dalam perjalanan Anda. Kapan pun ada kesempatan, Anda bisa mengeluarkan buku dari tas dan membaca. Jika Anda bisa membaca online, itu akan lebih praktis lagi.

2. Menyimpan list bacaan.

Setiap bulannya, saya memiliki list atau daftar buku yang harus saya baca. Biasanya saya mengecek buku-buku terbitan baru di internet dan membaca reviewnya dari goodreads atau situs lainnya, setelah itu baru saya akan pergi ke toko buku untuk memutuskan apakah saya akan membelinya atau meletakkannya ke daftar untuk kemudian hari. Secara psikologis memiliki daftar sangat memotivasi saya. Rasanya ada kepuasan tersendiri ketika melihat daftar-daftar tersebut berkurang karena saya sudah membacanya.

3. Membaca multi genre.

Saya cenderung memilih buku-buku dengan genre distopia dan thriller, tapi sesekali saya memerlukan genre lain untuk mendapatkan kesegaran dan juga sudut pandang baru. Tidak masalah bagi saya membaca buku-buku fantasi yang sedang in, atau romance dengan ide-ide lucu dan unik. Ini strategi yang selalu berhasil untuk saya. Pikiran saya tetap segar sekaligus menghindari readers’s block.

4. Membaca buku-buku yang lebih pendek.

Cara tercepat untuk membaca buku adalah memilih buku-buku yang lebih pendek. Buku-buku seperti kumpulan cerpen atau buku-buku puisi adalah pilihan yang sangat baik untuk Anda yang mempunyai waktu lebih sempit atau baru memulai membaca kembali. Setelah itu cobalah untuk membaca satu buku lebih panjang dan satu lagi buku pendek. Jangan takut, kebiasaan membaca dibangun jadi tidak perlu tergesa-gesa 🙂

buku diskon 15. Membeli dengan murah.

Diskon-diskon! Kita mempunyai event tahunan Big Bad Wolf, toko-toko buku juga biasanya menyiapkan waktu-waktu menggelar buku-buku diskon. Atau Anda bisa pergi ke Blok M, Pasar Senen, untuk mencari buku-buku bekas. Perlu waktu memang tapi ini bisa Anda lakukan sebulan sekali disela-sela pulang sekolah, kuliah atau bekerja. Selain lebih murah, kita bisa loh menemukan buku-buku lama yang bagus di sana. Dan senang sekali rasanya membeli buku dari para book keepers tersebut 😉

6. Memprioritaskan.

Bagaimana pun juga jika kita memprioritaskan sesuatu, maka itu akan menjadi bagian penting dalam hidup kita. Itu jadi lebih diutamakan daripada menonton, menelusuri sosial media berjam-jam. Kita semua memiliki 24 jam yang sama. Jadi semuanya kembali kepada prioritas Anda.

7. Membagikan apa yang Anda baca.

Membagikan apa yang Anda baca akan membantu orang lain. Ketika saya membaca, saya dapat menemukan pengalaman yang menyenangkan. Jadi kenapa tidak membagikannya kepada orang lain? Jangan berhenti sampai pada diri Anda.

waktu membaca8. Memiliki waktu membaca khusus.

Saya pikir ini tips yang tak tergantikan. Karena hal ini akan membantu menciptakan kebiasaan. Dengan menciptakan kebiasaan, Anda tidak akan merasa lagi membaca begitu berat. Itu menjadi tak terpisahkan dari diri Anda.

9. Menemukan sumber terpercaya.

Salah satu selebriti Holywood yang mempunyai kebiasaan membaca adalah Reese Witherspoon. Saya mengikuti buku-buku yang dia baca dan rekomendasikan. Atau Anda bisa mencarinya di internet. Paling dekat dan populer tentu situs goodreads, Anda bisa memulainya dari sana. Temukanlah yang cocok dengan Anda.

10. Mengikuti tantangan membaca.

Jika Anda menyukai tantangan, ini adalah trik terbaik untuk mendorong Anda membaca lebih banyak buku. Temukan seseorang yang sama-sama menyukai buku, dan Anda bisa memulai dengan mereka untuk saling memberikan rekomendasi atau membuat daftar bacaan. Memiliki teman-teman dengan kebiasaan yang sama akan memotivasi Anda, dan tentu ini akan menjadi tantangan yang menyenangkan.

Menciptakan Protagonis yang Kuat

Protagonis Anda dapat mensukseskan atau menghancurkan cerita Anda. Saat kita bekerja untuk menghidupkan karakter utama kita, seringkali kita menghadapi keraguan: apakah protagonis kita cukup menarik? Akankah pembaca mendukung mereka untuk mencapai tujuan mereka?

Memilih karakter utama yang tepat untuk membawa bobot cerita Anda sangatlah penting. Lalu apa yang harus protagonis Anda miliki untuk mencapai ini? Yuk kita lihat:

1. Mereka harus memiliki pertaruhan dalam cerita

Saat peristiwa demi peristiwa dalam cerita Anda mulai berjalan, adakah alasan kuat bagi karakter utama Anda untuk tertarik atau masuk ke dalamnya? Apa yang dipertaruhkan oleh protagonis Anda jika mereka tidak terlibat? Apa konsekuensinya? Jika mereka tidak mempunyai kepentingan yang berarti dan bisa dengan mudah keluar dari ‘masalah atau tragedi’ dalam plot yang Anda buat, maka Anda mungkin belum membuat karakter yang dapat membawa bobot dalam cerita Anda.

2. Mereka harus berinteraksi dengan tema cerita

Tema menentukan cerita dan protagonis yang kuat harus mampu berada di dalam tema, berinteraksi dengan cara yang tidak dapat dilakukan oleh karakter lain. Sesuatu yang berkaitan dengan tema cerita Anda menjadi sesuatu yang personal untuk protagonis Anda.

Pada Gone Girl kita dapat melihat tema balas dendam yang kental. Amy Dunne dan pembalasan dendamnya pada suaminyalah yang menjalin plot. Amy bukan hanya berinteraksi dengan tema tapi juga memikul bobot cerita sehingga plot berkembang sesuai dengan tema.

Karakter harus mampu memikul bobot kedua elemen ini karena inilah yang mendorong mereka bertindak. Tanpa pertaruhan dan tanpa terlibat dalam tema maka karakter utama Anda mungkin hanya menjadi pemanis cerita. Jadi mulailah dari dua hal ini sebelum bergerak ke dalam karakterisasi. Selamat menulis Writers 🙂

Berikut adalah postingan lain tentang karakter utama yang mungkin bisa membantu Anda:

Alasan Mengapa Hero (Karakter Utama) Anda Membutuhkan Kelemahan

5 Cara Menciptakan Protagonis (Karakter Utama) yang Berbeda dengan diri Anda

12 Hal Mendasar Untuk Karakter Utama Anda