5 Cerita Edgar Allan Poe Terbaik

Edgar Allan Poe lahir pada 19 Januari 1809 di Boston, Massachusetts. Terkenal karena kisah-kisah kelam horor, teror psikologis, detektif, kehidupan Edgar Allan Poe sendiri tidak jauh dari tragedi sehingga tidak diragukan lagi kalau pengalaman hidupnyalah yang membentuk karya-karyanya yang luar biasa. Dan berikut ini adalah 5 cerpen terbaik Edgar Allan Poe:

1. The Murders in the Rue Morgue

Sebagai cerita detektif modern pertama, tokoh utama Poe dalam cerita ini adalah C. Auguste Dupin. Bersetting di Paris, cerita ini merinci kasus pembunuhan Madame L’Espanaye dan putrinya, dibunuh di apartemen mewah mereka dan kemudian dimasukkan ke dalam saluran cerobong asap. Narator yang tidak disebutkan namanya mengikuti Dupin menggunakan metode yang eksentrik untuk memecahkan kasus. Teka-teki yang sempurna membuat pembunuhan itu sendiri sudah cukup untuk membuat pembaca ketagihan. Semua yang ditawarkan oleh cerita detektif yang bagus ditambah dengan menggabungkan berbagai eksplorasi kecerdikan mental dan kelas sosial. Cerita ini sangat menarik.

2. The Tell-Tale Heart

Seorang narator yang tidak dapat diandalkan, atau seorang narator yang sangat andal dan jujur, sehingga ia menuduh dirinya sendiri untuk dipahami dan dikasihani. The Tell-Tale Heart, mungkin adalah cerita Poe yang paling terkenal. Ceritanya bergerak dari seorang narator yang membunuh temannya karena matanya yang aneh, hanya untuk kemudian disiksa oleh suara detak jantung temannya itu setelah pembunuhannya yang sukses. Cerita ini bukan sekedar kebrutalan atau kepolosan dari sang narator tapi juga delusinya terhadap dirinya bahwa dia masih waras. Dengan sangat ahli Edgar Allan Poe tentu saja mengantarkan ending cerita ini kepada kesimpulan mengerikan.

3. The Masque of the Red Death

Di sini Poe menggunakan wabah penyakit untuk menggambarkan sikap orang kaya terhadap orang miskin yang membentengi diri mereka sendiri di dalam kastil sementara kesengsaraan menyapu bersih pedesaan. Pangeran Prospero dan istananya tidak dapat diganggu oleh penderitaan, dia malah mengadakan pesta topeng untuk orang-orang kaya lainnya di sana. Tapi kematian tidak pandang bulu dan tidak menunggu siapa pun. Seorang penyusup masuk ke dalam istana dan kematian itu pun datang ke sana. Ada kengerian di cerpen tersebut, simbolisme dan alegori. Jadi jangan lewatkan The Masque of the Red Death

4. The Black Cat

Black Cat adalah kisah seram dengan akhir yang keterlaluan, jika Anda memiliki hewan peliharaan ini akan membangkitkan emosi Anda. Ceritanya benar-benar menakutkan dan gelap. Saya pribadi berpikir bahwa cerita ini sangat kuat karena karakter jahat yang benar-benar terganggu. Diceritakan dari sudut pandang seorang pria yang kecanduan alkohol. Dari seseorang penyayang binatang yang bahagia, sampai kepada sosok penyiksa istri.

5. Kejatuhan Keluarga Usher

Cerita ini mendokumentasikan kunjungan narator ke rumah temannya, Roderick Usher, atas permintaannya untuk memeriksa penyakit psikologis yang mengganggu. Setelah kematian aneh saudara perempuannya, rumah itu mulai memiliki perasaan tersendiri, dan kondisi psikologis Roderick mulai dipertanyakan. Di bawah suasana gelap House of Usher, Poe membawa kita melewati sudut tergelap dari pikiran manusia. Ada rumah hantu, penyakit misterius, kegilaan, kematian, kutukan. Apalagi yang Anda butuhkan? Ini adalah resep cerita horor yang membuat Anda merasakan terornya dan juga tersentuh secara bersamaan, agak sukar dipahami tetapi seperti itulah efek yang bisa ditimbulkan oleh karya-karya Poe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s