4 Rahasia agar Pembaca terus Membalik Halaman Novel Anda

Pada prinsipnya kunci paling efektif untuk melibatkan para pembaca dalam novel Anda dan membuat mereka membalik halaman hingga larut malam adalah dengan memikat mereka. Jika Anda tidak mendorong cerita ke depan dengan membuat pembaca khawatir tentang karakter utama Anda, mereka tidak akan punya alasan untuk terus membaca. Nah rahasianya adalah bagaimana menciptakan ketegangan agar pembaca Anda terus menebak-nebak apa yang akan terjadi dengan karakter dalam novel.

Berikut adalah lima cara efektif:

1. Meletakkan karakter yang disukai pembaca dalam bahaya

Dengan memberikan karakter keinginan, luka atau pergulatan personal itu akan menciptakan empati pembaca. Mereka akan melihat karakter berjuang untuk mendapatkan apa yang paling dia inginkan. Tapi juga khawatir tentang apakah karakter tersebut akan mendapatkannya atau tidak.

2. Sertakan lebih banyak janji

Cerita bukan sekadar laporan peristiwa. Cerita adalah tentang perubahan situasi, karakter dan hubungan. Tentu saja, tergantung pada genre novel Anda, janji dapat berupa komedi, romantis, mengerikan, atau dramatis. Misalnya, dua kekasih berencana bertemu di pinggir hutan dekat perbatasan. Itu janji.

Tapi saingan pemuda itu mengetahui dan berkata pada dirinya sendiri, “Jika aku tidak bisa memilikinya, maka tak seorang pun bisa.” Kemudian dia menuju ke pinggir hutan dan bersembunyi di sana. Menunggu mereka dengan pistol di tangan. Dua pasangan itu tiba tanpa tahu bahaya mengintai mereka…. dst…

Janji mampu mengikat pembaca Anda sehingga mereka akan terus membaca buku Anda.

3. Menepati janji yang Anda buat

Bersamaan dengan membuat janji adalah kewajiban untuk menaatinya. Setiap kata dalam cerita Anda adalah janji bagi pembaca tentang pentingnya kata itu bagi cerita secara keseluruhan. Jika Anda menghabiskan tiga paragraf untuk mendeskripsikan kalung berlian unik berwarna merah, kalung itu sangat penting untuk cerita. Jika tidak, Anda memberi tahu pembaca, bahwa Anda menyia-nyiakan waktu mereka.

Saya suka kesal ketika seorang penulis memperkenalkan karakter, memberi saya latar belakang mereka, keinginannya, makanan favoritnya dan sebagainya, dan kemudian langsung membunuhnya atau gagal memberi peran pentingnya dalam cerita.

Ketika pembaca menginvestasikan waktu mereka, mereka ingin investasi itu ada artinya.

4. Membiarkan karakter memberitahu pembaca rencana mereka

Saya tidak berbicara tentang memberitahu pembaca tentang liku-liku cerita Anda. Alih-alih, tunjukkan saja agendanya kepada pembaca, dan Anda akan berjanji bahwa akan ada sesuatu yang tidak beres untuk mengacaukan agenda tersebut, rencana akan berjalan dengan cara yang mendorong cerita (dan ketegangan) ke depan.

Cukup dengan meminta karakter Anda memberi tahu jadwal mereka kepada pembaca, misalnya dengan menciptakan antisipasi dan membangun ketegangan:

–> “Sampai jumpa besok saat presentasi.” Ini bisa dikatakan oleh antagonis pada karakter utama. Sehingga pembaca akan mengantisipasi mungkin ada kejadian seru saat presentasi besok.

Atau

–> “Baiklah, ini akan saya tindak lanjuti. Mulai ikuti Donny, kita lihat bukti yang akan kita temukan.”

Empat cara ini dapat secara efektif mengikat pembaca Anda pada plot yang Anda atur dalam cerita. Semoga membantu dan selamat menulis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s