Kelemahan Karakter Untuk Menulis Novel Bagian 2

Karakter utama memerlukan kelemahan agar terdapat ruang untuk pertumbuhan diri. Karenanya sebagai penulis kita memerlukan kelemahan-kelemahan untuk para karakter kita. Pada postingan sebelumnya saya sudah menuliskan Kelemahan Karakter dalam Menulis Novel Bagian 1. Jika Anda masih memerlukan ide tentang kelemahan atau kekurangan untuk karakter-karakter Anda, daftar berikut bisa menambah perbendaharaan Anda:

21. Tidak sabar. Tidak bisa menunggu dengan sabar atau mentolerir keterlambatan; gelisah.

22. Ceroboh. Canggung; sembrono; tidak berhati-hati; tidak cermat.

23. Obsesif. Gangguan yang ditandai pikiran negatif yang membuat orang tersebut merasa cemas; takut; khawatir secara berlebihan.

24. Overprotective. Rasa cemas yang sangat besar sehingga berlebihan dalam melindungi orang terdekatnya.

25. Pesimis. Kecenderungan untuk mempercayai hal negatif atau tidak menguntungkan; mengambil pandangan yang sesuram mungkin.

26. Dangkal. Kurangnya kecerdasan atau pengetahuan; tidak dalam.

27. Manipulatif. Melakukan kontrol atau mempengaruhi perilaku atau tindakan orang lain.

28. Serakah. Memiliki atau menunjukkan keinginan yang kuat dan egois untuk kekayaan, kekuasaan, atau memiliki keinginan yang berlebihan.

29. Troublemaker. Seseorang yang dengan sengaja membangkitkan masalah, mengacau.

connor-botts-75ajdruN3Ok-unsplash30. Prasangka. Anggapan dan pendapat yang kurang menyenangkan atau penilaian negative yang tidak rasional, tidak berdasar.

31. Pembohong. Mengatakan pernyataan yang tidak benar, terutama dengan maksud untuk menipu orang lain, seringkali dengan niat untuk menjaga rahasia atau reputasi, perasaan melindungi seseorang atau menghindari hukuman atau penolakan.

32. Usil. Ikut campur dalam urusan orang lain; penasaran; selalu ingin tahu.

33. Fobia. Mereka memiliki bentuk ketakutan yang parah dalam hal yang satu ini. Contoh: Gelap, tempat sempit, laba-laba, dll.

34. Gegabah. Keras kepala; kecerobohan liar dan mengabaikan konsekuensi.

35. Manja. Tidak memiliki gagasan tentang kerja keras; memiliki karakter yang meminta perhatian lebih; ingin selalu dituruti kehendaknya.

36. Penindas. Seseorang yang memiliki otoritas yang membuat orang lain tertekan, untuk dikalahkan oleh penggunaan kekuatan atau otoritas secara tidak adil.

37. Skeptis. Orang yang secara naluriah meragukan, mempertanyakan, atau kurang percaya dengan pernyataan yang secara umum diterima.

38. Temperamental. Mudah marah; emosional.

39. Paranoid. Memperlihatkan atau ditandai dengan rasa takut yang ekstrem dan tidak rasional atau ketidakpercayaan terhadap orang lain.

40. Pemalu. Kurang percaya diri; mudah merasa; merasa sangat tidak enak hati; agak takut.

Semoga membantu dan selamat menulis Writers 🙂 

Baca juga:

3 Elemen Karakter dalam Novel

2 Cara Memberikan Karakter Anda Motivasi (Part 2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s