5 Hal yang Harus Dilakukan dalam Menulis Cerpen (The Do’s dalam Menulis Cerpen)

Perbedaan inti dari sebuah novel dan cerpen terletak pada panjang cerita. Karena perbedaan inilah, maka mekanisme kedua jenis cerita ini juga menjadi crucial. Karena terbatasnya jumlah kata, penulis cerpen ditantang untuk menyiasatinya, tentu saja tanpa membatasi kreatifitas. Berikut adalah the do’s atau hal yang perlu dilakukan saat menulis cerpen untuk membantu Anda:

1. Fokus pada action

Dalam cerpen tidak ada ruang untuk deskripsi panjang atau dialog yang luas. Tapi tidak berarti juga ceritanya harus sederhana. Anda harus bisa meringkas dan memadatkannya dalam beberapa kata. Ini keterampilan yang dapat dilakukan jika Anda berlatih menulis secara konstan. 

2. Berusaha tetap berpegang pada cerita

Dari awal hingga akhir, setiap kalimat dalam cerpen Anda harus ada untuk tujuan cerita. Anda harus menceritakan sebuah kisah hanya dalam beberapa kata, jadi harus benar-benar memanfaatkannya. Analisis setiap kata dan kalimat dengan terperinci, pikirkan fungsinya dalam cerita. Apakah ini sangat diperlukan? Jika esensi teks dapat dipahami tanpa kata atau kalimat itu, jangan ragu untuk menghapusnya.

3. Menjaga strukturnya 

Bahkan kisah yang sangat pendek harus memiliki awal, tengah, dan akhir. Misalnya, seorang gadis bertemu dengan seorang pria yang tidak sengaja menjatuhkan handphonenya ke dalam sungai  bisa menjadi adegan perkenalan. Adegan-adegan yang Anda tulis harus menempatkan segala sesuatu dalam konteks dan menjawab pertanyaan “siapa, apa, di mana, dan kapan”.

Setting 14. Menciptakan setting dengan sedikit elemen

Yang dimaksud dengan sedikit elemen adalah dengan menggunakan nada, narator, dan bahasa untuk memilih kosa kata yang tepat. Anda tidak memiliki ruang untuk deskripsi yang panjang, tetapi cerita Anda tetap harus memiliki setting yang baik untuk menarik pembaca. Jadi pilihlah kata yang benar-benar membantu Anda menciptakan suasana. Misalnya: sedih dan nelangsa mungkin memiliki arti yang sama, tetapi kedua kata itu terdengar berbeda dalam kalimat. Hal yang sama terjadi juga dengan gelap dan kelam. Efek dari kedua kata tersebut bisa menjadi sangat berbeda meskipun maknanya sama.

5. Memilih judul yang tepat

Setiap kata dalam cerpen penting. Jadi manfaatkanlah semuanya, termasuk judul. Kata-kata dalam judul dapat menjadi sangat berguna. Judul adalah first impression, yang dapat langsung menarik perhatian dan tepat menuju tulisan yang akan dibaca.

Baca juga:

Menulis Cerpen: 7 Cara Membuat Adegan Pertama Cerpen Menjadi ‘kail’ Bagi Pembaca

Menulis Cerpen: 6 Hal yang Harus Ada Dalam Cerpen

Menulis Cerpen: 5 Kiat-kiat Menulis Cerpen Fiksi Sejarah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s