4 Alasan Mengapa Memiliki Pekerjaan Sehari-hari dapat menolong tulisan Anda

Mungkin kita pernah bermimpi suatu saat kita dapat hidup dari buku-buku kita. Karir penulis tentu saja berada di antara festival buku, wawancara dan bulan-bulan di mana kita berdiam diri hanya untuk menulis. Siapa yang tidak menginginkan itu? Sebagai penulis, tentu saja saya juga menginginkannya.

Tapi kenyataannya sangat sedikit penulis yang bisa hidup menggantungkan diri dari buku-bukunya. Kebanyakan penulis menghasilkan uang dari pekerjaan lain yang bahkan sama sekali tidak berhubungan dengan tulisan mereka. Tentu kita menginginkan menjadi penulis penuh tanpa embel-embel gangguan pekerjaan lain. Namun untuk menuju ke sana kita membutuhkan pekerjaan. Pekerjaan tersebut bukanlah hambatan, tapi dapat membantu penulisan kita.

Nah inilah 4 alasan mengapa memiliki pekerjaan dapat membantu penulisan Anda:

1. Sumber pendapatan. Kita membutuhkan uang untuk kebutuhan sehari-hari. Namun bukan hanya untuk kebutuhan sehari-hari saja melainkan juga untuk kebutuhan menulis yang merupakan mimpi dan passion kita. Biaya tahunan website, biaya ngeprint naskah untuk dikirim ke penerbit, biaya internet dan buku-buku untuk riset tulisan. Seketat apa pun kita berusaha tetap harus ada biaya yang dikeluarkan untuk tulisan. Jadi pekerjaan kita sehari-hari dapat mendukung tulisan kita.

2. Sebagai pendorong untuk menyediakan waktu menulis. Kita selalu berpikir kalau memiliki waktu penuh untuk menulis, kita dapat menyelesaikan novel selama sebulan penuh. Mungkin ada penulis-penulis yang dapat melakukannya. Namun, pada kenyataannya, menulis novel tidak secepat itu. Pekerjaan Anda sudah menghabiskan begitu banyak waktu. Dan karena kita memiliki batasan waktu, justru kita selalu menunggu-nunggu waktu luang, atau waktu istirahat hanya untuk menulis, untuk mengisi jiwa kita 🙂

coffee shop 1

3. Sumber materi untuk dimasukkan ke dalam tulisan Anda. Kita semua menulis tentang yang terjadi di sekitar kita. John Grisham adalah seorang lawyer sebelum menjadi fulltime author, dia menulis berbagai novel dengan latar pekerjaan dan pendidikannya—hukum. Jika Anda menulis fiksi, maka pekerjaan Anda dapat memberikan aspek karakter, potongan percakapan, deskripsi pada tulisan Anda.

Jika Anda menulis non-fiksi, maka pekerjaan Anda dapat berubah menjadi sebuah buku, atau Anda dapat menulis bagaimana menghadapi masalah atau tantangan dalam pekerjaan. Banyak penulis mendapatkan inspirasi dari tempat kerja, contohnya Stephen King yang mendasari karakter dengan orang-orang yang dikenalnya di tempat kerja. Tahun-tahun di mana dia harus bekerja fulltime untuk menghidupi keluarganya sambil menulis di malam hari.

4. Membuat Anda tetap berpijak di dunia nyata. Menulis dapat dianggap sebagai pengalaman ‘dunia lain’ :D. Seorang yang kreatif bekerja sendirian di kamar terkunci dikelilingi oleh buku-buku. Sekali lagi, itu tentu adalah dunia ideal, tetapi dunia nyata seringkali jauh dari itu. Sebagian besar Penulis memiliki pekerjaan, keluarga, dan masalah seperti orang lain. Memiliki pekerjaan seperti orang lain membuat Anda tetap bertahan.

Hari itu mungkin akan datang kelak ketika Anda menjadi penulis fulltime yang menghasilkan banyak uang dari rangkaian kata-kata Anda. Amin. Sampai saat itu terjadi, mari kita bersyukur atas pekerjaan kita hari ini dan memanfaatkan waktu yang kita miliki sekarang untuk tetap menulis 🙂

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s