2 Cara Memberikan Karakter Anda Motivasi (Part 2)

Karakter Anda harus membuat ambisi. Tapi ambisi adalah sesuatu yang abstrak dan tidak berjalan tanpa story goals atau tujuan cerita. Sehingga, ambisi saya masukkan ke dalam poin yang sama dengan story goals. Karena itu poin selanjutnya untuk memberikan karakter Anda motivasi adalah: Tujuan cerita (Story Goals).

2. Tujuan Cerita (Story Goals)

Adalah satu hal konkret yang dipikirkan karakter yang akan memungkinkannya mencapai ambisinya. Ketika Anda mengetahui values, ambisi, dan tujuan cerita karakter Anda, Anda selalu dapat memberikan alasan yang dapat dipercaya agar mereka bertindak.

Tujuan cerita adalah jawaban atas pertanyaan “Bagaimana sebenarnya Anda ingin mencapai ambisi Anda?” Tujuan cerita karakter utama Anda akan mendorong cerita Anda. Begitu karakter utama Anda memiliki tujuan cerita, Anda memiliki sebuah cerita. Jika karakter utama Anda tidak memilikinya, maka Anda sama sekali tidak memiliki cerita.

Tujuan cerita harus memiliki hal-hal di bawah ini:

  • Tujuan. Pembaca harus tahu bagaimana cara mengetahui apakah karakter tersebut mencapai tujuan cerita.
  • Sederhana. Pembaca harus bisa membayangkan seperti apa kesuksesannya nanti di akhir cerita.
  • Penting. Pembaca harus percaya bahwa karakter Anda memiliki kesempatan untuk mencapai tujuan ceritanya.
  • Sulit. Pembaca harus percaya bahwa karakter tersebut mungkin saja gagal.

motivation 2Mengapa masing-masing karakter membutuhkan tujuan cerita? Perlu diketahui bahwa sebuah cerita hanya memiliki satu pertanyaan cerita, sedangkan setiap karakter yang penting dalam cerita Anda seharusnya memiliki tujuan cerita. Pertanyaan dari sebuah cerita adalah menanyakan apakah karakter utama Anda akan mencapai tujuan ceritanya?

Tapi bagaimana dengan karakter-karakter yang lain? Tidakkah tujuan cerita mereka penting? Ya, karena dua alasan berikut:

1. Tujuan cerita karakter lainnya sering menentang tujuan cerita karakter utama Anda. Itu bagus karena dengan begitu cerita Anda memiliki konflik.

2. Masing-masing tujuan cerita mendefinisikan benang cerita Anda yang terpisah. Bila Anda memiliki beberapa karakter utama, masing-masing dengan tujuan ceritanya sendiri, maka Anda memiliki cerita yang kaya.

Setiap karakter Anda percaya bahwa dia adalah tokoh utama dalam cerita ini. Bagi Anda, mereka menjadi pahlawannya, penjahatnya, pemeran pembantu, mentor, atau orang bodoh. Tapi kelima orang tersebut mengira mereka adalah pahlawannya (hero) ceritanya. Kelima karakter tersebut memiliki tujuan cerita. Kelimanya menemukan yang lain sangat membantu atau berbahaya. Ini adalah rahasia untuk menulis karakter yang dalam.

Baca juga: 2 Cara Memberikan Karakter Anda Motivasi (Part 1)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s