Ngebatik Seru di Museum Tekstil

Ngebatik nggak perlu jauh-jauh ke daerah asal pengrajin batik atau kampung halaman. Bagi Anda yang berada di Jakarta, ternyata juga bisa. Bertempat di Museum Tekstil tepatnya di area Pendopo Batiknya, dengan hanya Rp. 40.000 kita sudah bisa mendapatkan pengalaman membatik yang asyik.

Museum Tekstil berada di daerah Palmerah. Saya dan teman sampai sekitar pukul 11.00 siang, dan langsung menuju Pendopo Batik. Di sana ternyata sudah ramai dengan anak-anak sekolah usia remaja yang lagi seru memegang canting masing-masing. Kami berdua disambut oleh Pak Sugeng, diminta untuk memilih pola-pola yang sudah tersedia. Ada beragam pola, jadi Anda bisa memilih yang sesuai dengan selera Anda. Lalu Pak Sugeng memberikan sepotong kain putih persegi, yang kemudian kami jepit dengan jarum pentul agar dapat menyalin gambar polanya ke kain.

Saat kami mulai menggambar, kami bertemu dengan seorang solo traveler dari Bangalore, India bernama Samina. Karena Samina tidak berbahasa Indonesia sama sekali, akhirnya kami menemani dan mengobrol dengan Samina selama proses membatik berlangsung.

Ada pun proses membatik yang kami lewati adalah:

  • menyalin-batikKain putih persegi dijepit dengan jarum pentul bersama pola. Lalu gambar pola di salin ke atas kain dengan pensil.

 

 

  • cantingSetelah itu, proses membatik dimulai. Kami dipandu oleh Ibu Yeni. Bu Yeni meminta kami duduk menyamping dekat kompor. Di atas kompor ada wajan kecil yang diisi oleh lilin (wax). Kita menggunakan canting untuk mengambil lilin dan mulai deh menulis pola yang sudah ada di kain tadi dengan lilin yang keluar dari canting. Oh iya, lilinnya harus dipanaskan terus selama membatik karena kalau tidak akan mengental dan akhirnya akan belepotan di kain saat kita mulai membatik.
  • membatik-1Cairan lilinnya berwarna emas tapi ketika pewarnaan nanti akan menjadi putih.
  • Setelah menulis dengan canting selesai, Pak Sugeng memberikan frame di sekeliling kain dengan parafin, lalu kain kami dicelupkan ke air biasa. Di situ kami diminta menekuk-nekuk bagian yang di frame parafin untuk membuat pola retak-retak di hasil akhir nanti.
  • Nah setelah itu baru pewarnaan dimulai. Kain kami dimasukkan ke dalam air yang sudah diberi larutan warna sesuai dengan pilihan masing-masing. Proses ini dilakukan dua atau tiga kali agar warnanya melekat sempurna.
  • Setelah itu direbus untuk menghilangkan lilin yang menempel. Dan dibilas lagi sampai kain bersih.
  • Kemudian dijemur.
hasil-jemur

Hasil Karya kami bertiga 🙂

Karena waktu itu cuaca cukup mendung jadi kami memutuskan untuk membiarkan kain kami sementara kami pergi keliling museum sebentar.

koleksi-kebaya-1

Museum Tekstilnya sendiri cukup mengecewakan buat saya. Menurut saya, museum ini lebih layak dinamakan Galeri Kebaya bukan Museum Tekstil. Karena tidak merepresentasikan atau mewakili sebagian besar dari tekstil Indonesia. Di dalam hanya ada berbagai koleksi kebaya, kain dan kain sarung. Semua kebaya dibordir oleh seorang desainer bernama Inez Mardiana. Bordirannya keren-keren banget, saya jadi pengen minta Ibu Inez mungkin suatu saat nanti kalau sanggup bayar ^^.

motif-ayam-jago

Motif Bordir Ayam Jago

Ada banyak koleksi museum yang tidak ada caption. Tidak ada juga caption berbahasa Inggris sama sekali. Padahal sejak saya sampai di sana, ada banyak turis asing yang berkunjung. Sayang sekali ya. Jadinya saya dan teman menjelaskan kepada Samina tentang motif kain batik dan juga kebaya. Untungnya kami tahu sedikit 😉

Samina bertanya apakah kami bisa membedakan mana batik tulis asli dan cetakan. Kami berdua bilang tidak. Dia bercerita hal yang sama tentang kain sari. Kami bertukar cerita tentang India dan Indonesia sambil membatik. Dia senang sekali bisa mendapatkan pengalaman handycraft seperti ini. Nah, kalau para traveler asing saja begitu tertarik, Anda juga nggak boleh ketinggalan ya 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s