Ada Apa di Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara?

“Sejarah bukan benda mati, karena tanpanya kita tidak akan pernah jadi. Antara bagian dari republik sejak ia berdiri, dan akan besar bersama majunya negeri.”—Meidyatama Suryodiningrat, Direktur Utama Kantor Berita Antara.

Saat mendengar Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara, saya segera membayangkan foto hitam putih yang bernilai sejarah. Namun ketika sampai, saya mendapatkan lebih dari pada sekedar jurnalisme, melainkan gaya artisitik yang menarik.

mat-kodak1

Mat Kodak

Saya disambut oleh patung Mat Kodak, yang menjepret kamera berhadapan dengan peristiwa perobekan bendera di Surabaya. Interior Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara di desain dengan warna-warna berani seperti merah, kuning, oranye. Koleksi benda-bendanya di tata sedemikian rupa sehingga begitu berseni meski tetap sederhana.

dsc_0671-edit

Mat Kodak ‘memotret’ peristiwa Perobekan Bendera

Gedung Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara terletak di Pasar Baru, sangat berdekatan dengan pusat perbelanjaan Pasar Baru. Saya datang pada hari minggu bersama seorang teman. Suasananya sepi sekali, hanya kami berdua pengunjung saat itu.

Gedungnya terdiri dari dua lantai. Saat sedang melihat-lihat koleksi di lantai dua, ada dua orang lagi yang datang. Ternyata dua orang tersebut hanya mampir buat ngadem sebentar sebelum belanja di pasar sebelah :p Dan langsung menyerahkan booklet yang berisi sejarah Antara dan koleksi dari galeri kepada kami. Mereka merasa tidak perlu karena itu memberikannya kepada kami, (Sayang sekali ya). Yang juga membuat kami sedih adalah parkiran museum penuh dengan mobil orang-orang yang berbelanja di pasar baru. Bahkan saya yakin tidak ada satu pun mereka yang ngeh kalau di dalam ada foto-foto bersejarah dan koleksi para jurnalis Antara.

img20180121145201

Eksterior Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara

Jika Anda mempunyai waktu untuk datang, Anda bisa menyempatkan diri untuk datang, selain gratis, berikut adalah beberapa koleksi di sana yang mungkin membuat Anda tertarik:

dsc_0668-edit

Potret Abdulwahab Saleh, wartawan Antara yang mengabadikan peristiwa Perobekan Bendera di Hotel Yamato (Hotel Majapahit) 19 September 1945

img20180121140229-edit

Kartu Pers Jadul 🙂

img20180121133623-edit

Potret Chairil Anwar paling epic!

img20180121133107

Beberapa saat sebelum Presiden Soeharto meletakkan jabatannya pada 21 Mei 1998

img20180121133054-edit

Sorak-sorai para mahasiswa saat Presiden Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s