5 Hal Bermakna Yang Memperkaya Batin Penulis

Menulis adalah profesi yang membutuhkan batin dan pemikiran yang kaya. Berikut adalah lima hal bermakna bagi para penulis—dari novelis, jurnalis sampai penyair untuk memperkaya batin dan pikiran agar lebih baik dalam menggali ide dan meletakkannya di dalam kertas.

1. Traveling Melihat Dunia.

Ada banyak cara melihat dunia, melihat kebudayaan lain, mengalami kreativitas bangsa lain dalam seni, makanan, musik, arsitektur. Jika Anda mempunyai kesempatan untuk traveling ke tempat lain, negara lain, jangan hanya berbelanja tapi pergilah ke museum, landmark, nikmati makanan mereka, amati, rasakan budaya mereka, alami dan tuliskanlah. Karena dengan mengalami kita dapat menjadi kaya, terbuka, dan akhirnya tulisan kita akan mempunyai dampak yang sama.

2. Jurnal.

Bukan hanya sejenis diari yang menuliskan bagaimana Anda putus dengan pacar Anda. Tulislah juga pikiran, gagasan, kenangan, atau mimpi Anda. Ada beragam jenis jurnal terutama di zaman internet sekarang ini. Blog, Tumblr, dan lain-lain. Dengan menulis kita memberikan ijin agar dunia mengetahui sudut pandang kita terhadap sesuatu. Ketika kita melakukan riset untuk tulisan kita, kita memperkaya bacaan kita. Kita bersikap kritis pada dunia sekeliling kita. Dan itulah awal mengubah sebuah keadaan, dengan pertama-tama menjadi kritis. Jadi tulislah jurnal.

3. Jadilah Murid Seumur Hidup Anda.

Salah satu hal yang paling saya cintai dari dunia menulis adalah karena profesi ini mendorong saya untuk terus belajar. Ketika saya menulis Tofi Perburuan Bintang Sirius, saya harus belajar fisika lebih mendalam lagi, astronomi, biologi dan bidang sains lainnya karena novel tersebut adalah novel science fiction dengan 99 persen karakternya berprofesi sebagai ilmuwan. Jika karakter Anda seorang pelukis mau tidak mau Anda harus menyelami dunia lukisan. Jadi jangan takut untuk mengambil kuliah lagi, atau kursus dan workshop seperti menggambar, membatik, atau Stand Up Comedy mungkin? Apa pun yang Anda pelajari dapat berguna untuk tulisan Anda.

4. Jadilah Guru Juga.

teacher-1Pernah dengar kalimat, siapa yang memberi banyak justru tidak pernah kekurangan? Nah, ini juga berlaku pada ilmu yang kita miliki. Anda tidak perlu menjadi guru atau dosen secara literal, tapi Anda bisa meluangkan waktu untuk mengajar di berbagai komunitas yang membutuhkan relawan guru, atau jika itu juga tidak memungkinkan, bagaimana dengan mengajar melalui blog? Membagikan ilmu yang Anda tahu dengan menulis pengalaman Anda, teori yang Anda punya, membuatnya menjadi ebook dan memberikannya gratis, kenapa tidak?.

5. Memaafkan Diri Sendiri.

Maafkanlah diri Anda karena tidak menjalani hidup secara ‘tradisional’ seperti kebanyakan orang, di mana ada aturan yang dipahami dan diikuti. Banyak pekerjaan yang mempunyai rumus pasti yaitu untuk mendapatkan C, Anda harus melalui titik A dan titik B. Namun kehidupan kreatif tidak seperti itu, para pekerja seni memiliki lika-likunya, pasang surut. Terkadang Anda mendapatkan banyak uang, tapi seringkali tidak ada sama sekali. Kehidupan kreatif bukanlah sebuah garis yang jelas dari A ke B hasilnya C, seringkali Anda harus memutar ke Z terlebih dahulu untuk mendapatkan F. Dan itu tidak apa-apa, maafkanlah diri Anda karena mungkin Anda belum bisa menyicil mobil seperti 90 persen teman-teman Anda. Atau Anda harus menyisihkan waktu istirahat Anda yang sempit untuk menulis. Namun jangan lupa Anda mengerjakan mimpi Anda, dan ada begitu banyak orang yang bahkan tidak pernah mencintai pekerjaannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s