10 Tanda Anda Penulis Sejati

Gumpalan kertas selalu berserakan di lantai, di meja atau di tempat sampah.It’s just a matter of place. Di setiap buku yang Anda baca selalu ada catatan kecil, garis bawah, atau dihighlight. Anda tidak pernah lepas dari kertas, pulpen, atau memo di handphone? Hmmm…mungkinkah Anda adalah penulis? Mau tahu? Ini adalah 10 tanda kalau Anda seorang penulis sejati.

1. Seorang pujangga dan penimbun kata-kata.

Di segala bagian hidup Anda, di mobil, dompet, meja, dinding, penuh dengan post it, memo, bahkan tisu selalu saja ada tulisan tentang ide, inspirasi, perasaan, atau kalimat yang baru saja Anda dapatkan. Anda juga gemar menulis ulang, menandai kalimat dan menggarisbawahi kalimat, atau paragraf yang Anda sukai dan menarik perhatian.

2. Hobi banget membaca.

Setiap pembaca belum tentu menulis, tapi para penulis sejati, mereka pasti sangat tertarik pada buku. Sementara teman-teman Anda yang lain lebih memilih main game, atau nonton TV, Anda lebih memilih keheningan dengan buku di tangan. Seringkali Anda memperlakukan buku seperti barang berharga. Anda mengelompokkannya sesuai kategori, menyimpan buku-buku yang lebih mahal dan bisa dibilang pelit kalau orang lain meminjam.

3. Menghargai jurnalmu lebih dari barang-barang lain.

Anda memiliki jurnal, diari, buku catatan harian yang Anda tumpuk sejak bertahun-tahun. Kalau itu barang-barang lain, Anda akan membuangnya atau memberinya pada orang lain, tapi tidak dengan jurnal Anda. Tulisan-tulisan di dalamnya adalah ide, dan kenangan, jadi Anda tidak akan pernah membuangnya. Semua itu terlalu berharga.

4. Lebih baik menuliskannya daripada mengatakannya.

Jika teman, keluarga, pacar berulang tahun Anda lebih senang memberinya kartu ucapan, menulisnya sendiri, atau membuat puisi dibandingkan mengucapkannya langsung. Begitu pula jika Anda bermasalah dengan seseorang, mungkin teman sekantor, atau bahkan bos, Anda lebih senang menulis email daripada bicara langsung. Bukannya Anda takut atau enggan bertatap muka, tapi Anda hanya lebih senang melakukannya dengan tulisan.

5. Pengamat yang detail dan si ‘tukang’ buat cerita.

Anda mengamati orang lain secara mendalam, tidak sepintas lalu seperti kebanyakan orang. Seorang wanita yang duduk sendirian di seberang sana sedang menangis. Anda mulai membayangkan kemungkinan-kemungkinan mengapa dia menangis. Para pegawai yang berlarian mengejar transjakarta. Cowok ganteng atau cewek cantik yang sedang melamun? Oh kalau yang satu ini saya yakin, bukan cuma para penulis yang akan menaruh perhatian. Ehem…Pokoknya bagi sang penulis sejati, segala sesuatu bisa menjadi cerita.

writing-923882_960_720

6. Tidak bisa berhenti menulis.

Sepadat apa pun jadwal atau semenuntut apa pun tugas sekolah, kuliah atau kantor, Anda tidak pernah punya alasan untuk tidak menulis. Bahkan di waktu Anda tidur. Masa sih? Coba cek pernahkah Anda terbangun tengah malam dengan kalimat yang mengganggu di kepala dan belum bisa tenang sebelum Anda menyalakan laptop, atau mengambil handphone untuk mencatatnya? Kalau jawabannya :“iya, itu aku banget!” Well, you’re truly a writer.

7. Anda mendapatkan inspirasi di mana saja.

Mungkin hanya celetukan seseorang di kereta. Atau bahkan sebuah kalimat yang ada di papan billboard. Anda dapat menemukan inspirasi di mana saja, bahkan tanpa perlu mencarinya. Dari sesuatu yang biasa, kecil, dilupakan orang lain, hal itu justru dapat membangkitkan semangat dan menginspirasi Anda untuk duduk, menuliskannya dan membaginya kepada seluruh dunia. Itulah yang membuat para penulis begitu spesial.

8. Melihat setiap pengalaman sebagai harta berharga.

Bagi Anda tidak ada yang terbuang. Apakah Anda terguyur hujan sampai basah kuyup. Adikmu terjatuh dan giginya patah, bagi Anda itu sesuatu yang bisa ditulis. Sementara orang lain merasa sedih atau kesal dengan hal-hal yang terjadi, kamu tidak, malah itu bisa jadi tambahan untuk tulisan Anda.

9. Over thinking

Anda sering merasa disalah-mengertikan orang lain dan terasing. Sebenarnya itu terjadi karena Anda melihat dunia tidak dengan cara yang sama seperti orang lain. Karena itu orang-orang sekeliling Anda sering menyebut Anda over thinking or you think too much. To be honest, memang seperti itulah para penulis sejati.

10. Kegiatan olahraga untuk menjernihkan pikiran.

Sekalipun Anda mempercayai manfaat dari berolahraga, sebenarnya prioritasnya bukan untuk kesehatan tetapi lebih untuk menjernihkan pikiran saja. Dan olah raga yang Anda pilih biasanya olah raga yang memungkinkan Anda untuk bisa sendirian dengan pikiran Anda, seperti berlari, atau berenang. Seringkali Anda melakukan itu untuk mendapatkan ide.

Nah, kalau memang Anda begitu mencintai menulis, tidak ada salahnya untuk mulai aktif dalam grup-grup penulis. Anda dapat bergabung dengan Indonesian Writers Club dan buat yang suka menulis novel, bisa download buku panduan gratis dengan mendaftar ke sini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s