Asyiknya Mengenal Novel Fiksi Sejarah

Oke, mungkin sebagian dari Anda belum terlalu familiar dengan genre novel fiksi sejarah atau historical fiction. Dan kedengarannya memang berat banget ya. Novel trus ada sejarahnya. Cukup deh belajar sejarah waktu di sekolah. Eitt tunggu dulu….faktanya nih, novel bergenre history fiction ternyata banyak loh penggemarnya di seluruh dunia.

Beberapa contoh novel-novel fiksi sejarah yang mungkin Anda kenal adalah The Book Thief, Outlander, Wolf Hall, Water of Elephants, The Three Musketeers, The Gideon Cutpurse trilogy. Buku-buku tersebut ditulis dengan latar belakang peristiwa sejarah. Tapi apakah cukup disebut novel fiksi sejarah hanya karena berlatar belakang sejarah saja? Lalu apa sih sebenarnya novel bergenre ini? Inilah enam ciri khas novel history fiction:

  1. Terinspirasi dari peristiwa sejarah, sebuah karya yang merekonstruksi ulang sejarah dengan campuran yang apik kisah fiksi.
  2. Settingnya berada dalam potongan peristiwa sejarah.
  3. Karakter-karakter fiksi di dalam novel mempunyai interaksi dengan tokoh-tokoh nyata dalam sejarah dan timeline waktu sejarahnya sesuai dengan fakta sejarah.
  4. Alurnya mungkin saja terfokus pada karakter fiksi tapi jalinan dengan peristiwa sejarah cukup dalam, kompleks, namun terlihat rapi dan mulus.
  5. Karakter-karakter fiksi di dalam novel sangat hidup dan terkoneksi kuat ke dalam sejarah sehingga kamu mungkin mengira mereka benar-benar ada dalam sejarah.
  6. Pada saat membaca atau di akhir cerita, kamu akan googling karena tertarik dan penasaran dengan detail soal fakta sejarah dalam novel tersebut.

Mungkin Anda bertanya-tanya, novel kan kisah fiksi, bukan kisah nyata yang benar-benar terjadi. Bukankah itu bisa membuat pembaca keliru pada fakta yang sebenarnya?

Tidak juga. Mengapa? Sebaliknya fiksi sejarah justru menolong khususnya para remaja untuk menghargai sebuah pertanyaan yang lebih besar tentang masa lalu kita. Keindahan novel dengan genre ini adalah lebih pada imajinasinya dibandingkan fakta yang mendasarinya. Pembaca tentu boleh membaca cerita yang berbeda pada era atau peristiwa yang sama dan menyadari bahwa sebenarnya sedikit yang mereka ketahui. Pada saat yang bersamaan, mereka akan memiliki kesempatan untuk mengembangkan ketertarikannya pada sejarah

Sejarawan Anhar Gonggong pernah berkata bahwa novel-novel dengan genre seperti ini justru dapat memicu generasi muda untuk mencintai sejarah. Dan sudah seharusnya pemerintah memberi kesempatan yang lebih luas agar genre ini berkembang.

Ketika kita mengijinkan generasi muda membayangkan peristiwa sejarah di masa lalu melalui novel fiksi sejarah, novel ini bisa menjadi alat untuk membuat mereka menyadari betapa berartinya masa sekarang. Mereka bisa mengetahui seperti apa rasanya dijajah, sampai-sampai para pejuang rela menukar segalanya demi kemerdekaan.

Setelah membaca novel sejarah yang berkualitas, saya yakin Anda pasti ingin tahu lebih banyak lagi tentang sejarah.

Baca gratis novel City of Heroes di sini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s