9 Fakta Sherlock Holmes Yang Mungkin Anda Belum Tahu

Bagi penggemar cerita detektif Sherlock Holmes, tokoh Sherlock seakan bangkit kembali di era modern saat BBC memutuskan untuk mereproduksinya ke dalam bentuk mini seri sejak tahun 2010. Aktor seperti Benedict Cumberbatch, Martin Freeman juga Andrew Scott membangun chemistry serial ini brilliantly awesome.

Sembari menunggu season 4 yang release datenya Januari 2017, bagaimana kalau kita mengintip fakta-fakta menarik dibalik cerita adaptasi Sir Arthur Conan Doyle ini:

1. Sherlock Holmes sebenarnya akan dinamai Sherrinford.

Namanya diganti menjadi Sherlock, untuk menghargai nama pemain kriket Nottingham Sherwin dan Shacklock. Sir Arthur sendiri adalah pemain kriket dan pernah bertanding sejak tahun 1899-1907.

2. Sir Arthur Conan Doyle terinspirasi oleh dosennya.

Sir Arthur Conan Doyle adalah seorang dokter. Sherlock Holmes terinspirasi oleh dosennya di Universitas Edinburgh, Dr Joseph Bell, yang dapat mendiagnosa pasiennya dengan akurat hanya dengan melihat cara berjalan, wajah, pakaian, dan hal-hal umum. Dalam sebuah wawancara pada tahun 1927 Sir Arthur mengatakan, “Saya pikir saya akan mencoba untuk menulis cerita di mana sang pahlawan akan menyelesaikan kasus kriminal seperti Dr Bell menangani penyakit.”

Pengaruh penting lainnya dalam pembuatan Sherlock Holmes adalah penulis Edgar Allan Poe.

3. Buku kedua Sherlock Holmes adalah hasil dari makan malam dengan Oscar Wilde. 

Salah satu orang yang mengagumi novel pertama Sherlock adalah editor Joseph Stoddart, yang mengedit majalah bulanan Lippincott’s. Dia meyakinkan Sir Arthur saat makan malam tahun 1889, untuk menulis novel keduanya, dalam bentuk serial untuk majalah. Oscar Wilde, yang juga hadir setuju untuk menuliskan sebuah novel untuk majalah. Novel tersebut adalah satu-satunya novelnya berjudul, The Picture of Dorian Gray, yang muncul di tahun 1890, tahun yang sama saat dengan novel kedua Sir Arthur The Sign of the Four.

4. Sherlock Holmes tidak sering memakai topi deerstalker.

Topi Sherlock yang terkenal itu dinamakan deerstalker, sebenarnya dipakai untuk berburu, terutama untuk memburu rusa. Gambar Sherlock saat memakai topi deerstalker adalah gambar yang muncul di majalah Strand sejak tahun 1891. Tahun ketika cerita Sherlock Holmes menjadi sensasi dunia. Sidney Paget, yang menggambar ilustrasi, membuat Sherlock memakai topi deerstalker saat dia menginvestigasi misteri di rumah-rumah dan pedesaan, tapi kebanyakan orang berpikir kalau detektif itu selalu memakai topi itu ketika menginvestigasi sebuah kasus.

5. Museum Sherlock Holmes sebenarnya tidak bernomor 221B Baker Street.

Museum yang berada di kota London ini memang secara resmi bernomor ‘221B’ diberikan sebagai penghargaan pada cerita Sherlock, tapi secara berurutan sebenarnya gedung museum itu seharusnya bernomor 239.

6. Saat melakukan pendakian, Sir Arthur Conan Doyle memutuskan bagaimana Sherlock meninggal.

Rupanya Sir Arthur terlalu terganggu dengan kesuksesan Sherlock Holmes yang sangat mempengaruhi hidup dan karir kesusasteraannya yang lain, sehingga akhirnya dia memutuskan untuk membunuh detektif itu. Semua orang memohon agar dia tidak melakukannya, mulai dari ibunya sampai penerbitnya tentu saja. Tapi dia berkeras. Dia hanya tinggal menemukan cara mati yang cocok untuk karakternya itu. Ketika berlibur di Swiss, dia dan teman-temanya pergi hiking. Saat mereka mencapai air terjun Reichenbach, Sir Arthur memutuskan bahwa itu kuburan yang cocok untuk Sherlock Holmes. Pada tahun 1893, di edisi natal majalah Strand Sherlock Holmes tewas. Majalah Strand kehilangan 20.000 pelanggannya dan para fans protes ke jalan memakai pita hitam.

7. Ternyata detektif Sherlock belum selesai.

Beberapa tahun setelah Sherlock Holmes diputuskan mati sebelum waktunya, Sir Arthur baru merasakan kekayaannya mulai menipis. Dan mengembalikan Sherlock adalah pilihan yang menggoda. Tapi bukannya menghidupkan kembali Sherlock dari kematian, Sir Arthur malah, memberi ijin untuk produksi teater berdasarkan Sherlock Holmes. Pada tahun 1901, majalah Strand mulai membuat seri The Hound of the Baskervilles, sebuah novel baru Sherlock, untuk menyiasati soal Sherlock jatuh ke dalam air terjun Reichenbach, novel ini berada dalam timeline sebelum kejadian pelik itu terjadi. Tahun 1903, Collier Weeky memberikan Sir Arhur penawaran sebesar $1,3 juta dalam ukuran mata uang tahun 2015, untuk seri terbaru Sherlock Holmes, dan Sir Arthur akhirnya berkata, “Baiklah.”  begitulah akhirnya Sherlock bangkit kembali.

8. Pada tahun 1969 dalam pertandingan catur Oxford dan Cambridge.

Pemain catur bernama Holmes dan Watson memenangkan pertandingan catur tersebut untuk Oxford di tahun 1969.

9. Sherlock Holmes adalah karakter fiksi yang paling banyak difilimkan.

Sherlock Holmes telah muncul di 226 film dan dimainkan oleh puluhan aktor yang berbeda sejak perkembangan sinema pada akhir abad 19. Tapi jika ukur dari karakter fiksi bukan manusia (atau sebagian manusia) cerita Drakulalah yang lebih banyak diadaptasi ke film. Tapi itu karena drakula adalah sebagian vampir sebagian manusia. Sementara Sherlock Holmes adalah karakter fiksi dengan film terbanyak yang murni manusia.

Mau nonton teaser terbaru Sherlock season 4? 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s